Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Alkitab

Kisah Daud dan Goliat, Si Mungil yang Pemberani vs Raksasa yang Angkuh

Berikut Cerita Alkitab tentang kisah Daud dan Goliat, si mungil yang pemberani vs raksasa yang angkuh

Editor: Erlina Langi
Pixabay.com
Kisah Daud dan Goliat, Si Mungil yang Pemberani vs Raksasa yang Angkuh 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut Cerita Alkitab membahas mengenai kisah Daud dan Goliat, si mungil yang pemberani vs raksasa yang angkuh.

Terambil dalam 1 Samuel 17:40-58

Kisah Daud dan Goliat, si mungil yang pemberani vs raksasa yang angkuh dan renungan tentang raksasa dalam kehidupan orang percaya.

Kisah epik Daud dan Goliat adalah salah satu dari cerita yang paling dikenal di dalam Alkitab.

Pada satu sisi lembah Elah berdirilah bala tentara Filistin, dengan jagoan mereka setinggi sembilan kaki yang bernama Goliat.

Baca juga: Kisah Yesus Mengubah Air Menjadi Anggur Pada Pesta Pernikahan di Kana

Kisah Daud dan Goliat
Kisah Daud dan Goliat

Di sisi lain lembah berdirilah bala tentara Israel, meringkuk di dalam ketakutan di bawah pimpinan raja mereka yang bernama Saul.

Selama empat puluh hari Goliat telah mencemooh bangsa Israel dan menggenggam mereka di dalam ketakutan.

Hari demi hari ia telah menantang mereka untuk mengirimkan seorang prajurit untuk menghadapinya secara langsung.

Tetapi sejauh ini, tidak seorangpun bersedia.

Mungkin anda dapat menghubungkan keadaan yang buruk ini dari bangsa Israel. Sejenis raksana sedang berdiri di hadapan anda, mencemooh anda, mengganggu anda, dan menghina anda.

Mungkin ini adalah rasa takut.

Mungkin ini adalah kemarahan.

Mungkin ini adalah sebuah perasaan tertolak.

Mungkin ini adalah raksasa atas rasa nyaman yang menyelinap namun sangat dikenal yang memaksa anda untuk hidup untuk sesuatu yang lebih kecil.

Ini mungkin juga sebuah rasa kecanduan.

Apapun raksana itu di dalam hidup anda, hari demi hari ia telah merampas kekuatan anda.

Anda mencoba untuk menghentikan gangguan itu, tetapi anda merasa tidak dapat bergerak.

Tertahan, lumpuh tidak bisa bergerak maju.

Pada akhirnya, anda tahu bahwa anda tidak menjalani hidup yang penuh dan bebas yang diinginkan Tuhan bagi anda.

Kabar baiknya adalah bahwa Tuhan sudah membuka jalan agar raksasa-raksasa ini terjatuh.

Ini dimulai dengan percaya bahwa meskipun raksasa yang anda perangi mungkin besar, ia tidaklah lebih besar daripada Yesus.

Faktanya, Dia telah mengalahkan raksasa di dalam hidup anda. Ketika Ia datang ke bumi ini, Ia menanggung neraka untuk anda di atas kayu salib dan bangkit dari makam supaya anda dapat melepaskan prospek dari suatu kehidupan yang terkutuk.

Ia datang untuk membebaskan anda dari raksasa-raksasa yang bangkit melawan anda dan melumpuhkan anda dalam ketakutan.

Yesus sudah mengalahkan musuh.

Tetapi, seperti kita baca di 1 Petrus 5:8, iblis masih "berjalan keliling mencari orang yang dapat ditelannya."

Dengan banyak cara, ia seperti seekor ular tanpa kepala.

Ketika anda membunuh seekor ular, anda harus memastikan untuk menguburkan kepalanya, karena bahkan setelah mati kepala ular mengandung racun dengan dosis yang mematikan di dalam taringnya.

Jika anda menginjak kepala ular yang sudah mati, anda tetap dapat terkena racun.

Dengan cara yang sama, meskipun Yesus menghancurkan kuasa iblis diatas kayu salib, ia masih dapat menyuntikkan racunnya yang mematikan ke dalam hidup kita.

Ia telah mati namun masih mematikan.

Tujuannya kemudian, seperti yang kita akan bahas di pelajaran ini, adalah tidak menginjak kepala ular.

Dalam prakteknya, ini berarti melawan iblis (lihat Yakobus 4:7), menggunakan pertahanan yang telah Yesus sediakan (lihat Efesus 6:10-18), dan bersandarlah kepada penyediaannya (lihat Amsal 3:5).

Ini berarti mengingat bahwa Ia adalah Daud di dalam kisah itu dan anda tidak pernah dapat mengalahkan raksasa dengan keberanian, keinginan atau usahamu sendiri.

Yesuslah yang selalu mengalahkan raksasa.

Jika anda benar-benar ingin melihat kemenangan atas raksasa-raksasa di dalam hidup anda, anda perlu memahami ketergantungan anda terhadap Yesus Kristus yang akan mencukupkan segalanya.

Kemenangan adalah segalanya tentang percaya di dalam Kristus dan tidak mencoba untuk mendahuluinya.

Untuk mengambil langkah pertama melawan musuh anda yang sudah mati namun mematikan, anda harus menggunakan penggantian paradigma ini di dalam pikiran anda.

Kristus adalah satu-satunya kekuatan yang membawa perubahan.

Renungkan

Bagaimanakah anda menanggapi gagasan bahwa Yesus, bukan anda, adalah Daud yang telah mengalahkan raksasa di hidup anda? Apakah akibat dari hal ini terhadap cara anda hidup?

Yesus datang ke dunia untuk menghancurkan kuasa dosa dan maut, dan Ia sudah mengalahkan musuh. Apakah perbedaan yang terjadi saat anda melihat raksasa di dalam hidup anda?

Apa saja cara-cara yang anda lakukan untuk mendekat kepada Yesus agar anda tidak menginjak kepala beracun dari musuh anda yang telah dikalahkan?

Haleluyah, Tuhan Yesus memberkati

Inilah Cerita Alkitab mengenai kisah Daud dan Goliat, si mungil yang pemberani vs raksasa yang angkuh

Baca Berita Tribun Manado DI SINI

https://bible.com/reading-plans/4024/day/1?segment=0

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved