BACAAN ALKITAB MALAM

BACAAN ALKITAB MALAM - Yesaya 1: 25 Dia Akan Membersihkan Kecemaranmu

”Jika diterima dengan iman, pencobaan yang tampaknya sangat pahit dan berat ditanggung akan terbukti menjadi suatu berkat.

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
BACAAN ALKITAB MALAM - Yesaya 1: 25 Dia Akan Membersihkan Kecemaranmu
Timesofisrael.com
Nabi Yesaya, dalam sebuah ilustrasi

 Ayat Inti: Yesaya 1: 25
"Aku akan bertindak terhadap engkau: Aku akan memurnikan perakmu dengan garam soda, dan akan menyingkirkan segala timah dari padanya."

TRIBUNMANADO.CO.ID -  ”Jika diterima dengan iman, pencobaan yang tampaknya sangat pahit dan berat ditanggung akan terbukti menjadi suatu berkat. Pukulan kejam yang merusak sukacita dunia akan menjadi alat untuk memalingkan mata kita ke surga. Berapa banyak orang yang tidak pernah akan mengenal Yesus sekiranya kesusahan tidak membuat mereka mencari penghiburan dari Dia!”~Khotbah di Atas Bukit, hlm. 20.

_”Dari semua pemberian yang dapat dikaruniakan surga kepada manusia, persekutuan dengan Kristus dalam penderitaan-Nya adalah kepercayaan yang paling berarti dan kehormatan yang paling tinggi. Banyak orang yang tidak sanggup membuat rencana yang pasti untuk masa depan.

Kisah Nabi Yesaya, Penasehat Raja Hizkia yang Miliki Pengaruh Keagamaan hingga Panggilan Kenabian
Kisah Nabi Yesaya, Penasehat Raja Hizkia yang Miliki Pengaruh Keagamaan hingga Panggilan Kenabian (Ist)

Hidup mereka terombang-ambing. Mereka tidak memahami hasil dari hal itu, dan ini sering memenuhi pikiran mereka dengan kecemasan dan kegelisahan. Hendaklah kita ingat bahwa kehidupan anak-anak Allah di dunia ini adalah kehidupan musafir. Kita tidak mempunyai akal budi merencanakan hidup kita sendiri. Bukanlah hak kita untuk membentuk masa depan. ... Terlalu banyak orang membuat kegagalan total dalam merencanakan masa depan yang cerah.

Biarlah Allah yang membuat rencana bagimu. ... Allah tidak pernah memimpin anak-anak-Nya kecuali anak-anak-Nya itu mau dipimpin, sekiranya mereka dapat melihat akhir dari permulaan dan melihat kemuliaan dari maksud yang mereka penuhi selaku mitra kerja bersama Dia.” ~Seri Membina Keluarga, jld. 4, hlm. 444.

”Tuhan adalah pemurni jiwa; dalam panasnya tungku, sampah di pisahkan selamanya dari perak dan emas sejati yang adalah karakter Kristiani. Yesus memperhatikan ujian itu. Dia tahu apa yang di butuhkan untuk memurnikan logam mulia agar dapat mencerminkan pancaran cinta llahi-Nya.

Pekerjaan pemurnian dan pembersihan dari Tuhan harus terus berlanjut sampai hamba-Nya menjadi rendah hati, mati terhadap diri sendiri, sehingga, ketika dipanggil ke dalam pelayanan, mata mereka akan tertuju pada kemuliaan-Nya.”~Testimonies, jld. 4, him. 86.

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved