Peringatan Dini BMKG

Peringatan Dini BMKG, Senin 7 November 2022, Sulawesi Utara dan Gorontalo Berpotensi Hujan Lebat

Simak peringatan dini cuaca untuk besok Senin (7/11/2022) berikut ini.

Editor: Tirza Ponto
Freepik/jcomp via Tribunnews.com
Peringatan Dini BMKG, Senin 7 November 2022, Sulawesi Utara dan Gorontalo Berpotensi Hujan Lebat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak peringatan dini cuaca untuk Senin (7/11/2022) berikut ini.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) telah merilis peringatan dini cuaca di sejumlah kota besar di Indonesia.

Akhir tahun biasanya kondisi cuaca telah memasuki musim penghujan.

Baca juga: Menilik Wisata Manado Malalayang Beach Walk, Tukang Foto Keliling Cari Cuan Bermodal Burung Hantu

Ilustrasi cuaca buruk - Peringatan Dini BMKG, Senin 7 November 2022, Sulawesi Utara dan Gorontalo Berpotensi Hujan Lebat
Ilustrasi cuaca buruk - Peringatan Dini BMKG, Senin 7 November 2022, Sulawesi Utara dan Gorontalo Berpotensi Hujan Lebat (The Straits Times)

Bagi kamu yang memiliki agenda untuk berpergian besok hari, mari simak artikel peringatan dini BMKG ini.

Sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan berpotensi dilanda cuaca ekstrem.

Berdasarkan BMKG, wilayah Sulawesi Utara berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Wilayah Gorontalo juga diprediksi mengalami hal yang sama.

Lantas seperti apa peringatan dini untuk wilayah Anda? Selengkapnya ada di dalam artikel ini.

BMKG mengatakan, sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat laut Aceh, di Bangka Belitung, di perairan barat Bengkulu, di Maluku dan di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina.

Kondisi ini akhirnya membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Sumatera Utara hingga Aceh, di Semenanjung Malaysia, di Bengkulu, di Kalimantan Barat, dari Jawa Timur hingga Jawa Barat, di Maluku, dan di Papua Barat.

Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang di Selat Karimata, dari NTT hingga NTB, di Kalimantan Selatan, di Kalimantan Tengah, di utara Kalimantan Barat, di Kalimantan Utara, dari Kalimantan Timur hingga Sulawesi Tengah.

Lalu di Sulawesi bagian tengah dan dari Papua Barat hingga Papua serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di perairan utara Aceh, di perairan barat daya Banten, di Selat Karimata dan di Maluku Utara.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang: 

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved