Gempa Terkini
Gempa di Sulawesi Utara M 6.1 Hari Ini, Info BMKG: Daerah Rawan Gempa
Data lengkap BMKG, terkait gempa di Sulawesi Utara. Berikut wilayah rawan gempa hingga data gempa sebelumnya.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah rawan gempa bumi.
Berdasarkan data BMKG, Sulawesi Utara atau Sulut ini memiliki aktivitas kegempaan sangat tinggi.
Setiap hari di sekitar wilayah Sulawesi Utara selalu terjadi gempa.
Namun tak selalu dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dari sejarah, sesuai data BMKG Sulawesi Utara ada beberapa gempa bumi yang kekuatannya cukup signifikan sampai di atas 7 SR.
BMKG Sulawesi Utara, bukan hanya memantau aktivitas gempa di Sulawesi Utara.
Tetapi di beberapa wilayah lainnya.
Sumber-sumber gempa bumi kuat di Sulawesi Utara berada di wilayah perairan antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara yang memanjang ke utara hingga Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Pusat gempa bumi di sekitar wilayah Sulawesi Utara lainnya adalah mulai dari Tolitoli, Sulteng, utara Gorontalo, utara Bolaang Mongondow (Bolmong), dan utara Minahasa Selatan (Minsel) dekat perairan Teluk Amurang dan Teluk Manado.
Sumber yang ketiga berada di bagian selatan Pulau Mindanao.
Kemudian yang keempat cukup besar, yaitu di sebelah timur laut Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud karena ada subduksi lempeng Laut Filipina.
Sumber-sumber tersebut bisa mengeluarkan gempa bumi dengan kekuatan cukup signifikan yang bisa berpotensi tsunami.
BMKG Sulawesi Utara sebagai Pusat Gempa Bumi Regional X
Mencakup Kalimantan Barat bagian utara,
Kalimantan Utara,
Kalimantan Timur,
Sulawesi Utara,
Sulawesi Tengah bagian utara,
Gorontalo,
seluruh bagian Pulau Halmahera sampai bagian utara dari Papua Barat.
Bagian selatan Mindanao, Filipina juga.
Gempa 6.1 SR di Sulawesi Utara Minggu 6 November 2022
Terbaru data BMKG, gempa 6.1 SR melanda wilayah Sulawesi Utara.
Tepatnya di Ondong Sitaro.
Tejradi pada Pukul 07.03 WIB.
Kedalaman pusat gempa berada di 255 km
Koordinat titik gempa di 2.46 LU 124.80 BT
Pusat gempa berada di laut 69 km Barat Daya Ondong- Kep.Sitaro Sulawesi Utara.
Wilayah Dirasakan (Skala MMI):
Skala MMI III di Morotai Utara dan
Skala MMI II Ternate
Info Gempa dirasakan Mag:6.1, 06-Nov-22 07:03:14 WIB, Lok:2.46 LU, 124.80 BT (Pusat gempa berada di laut 69 km BaratDaya Ondong- Kep.Sitaro), Kedlmn:255 Km #BMKG
Gempa 5.3 di Sitaro
Wilayah Sitaro juga sebelumnya pernah diguncang gempa 5.3 SR pada Selasa (6/8/2019).
Tepatnya data BMKG, gempa itu terjadi di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro ( Sitaro), Sulawesi Utara.
Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa terjadi pada pukul 10.51 WIB.
Lokasi gempa berada pada 2.20 LU, 126.47 BT (137 kilometer Tenggara Ondong-Kepulauan Sitaro-Sulut) dengan kedalaman 10 kilometer.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Edward Henry Mengko mengatakan, analisis penyebab gempa masih menunggu approval.
"Karena gempa dengan magnitudo lebih dari 5, harus dari Jakarta," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa siang.
Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Apa Itu Skala MMI
Skala MMI (Modified mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa.
Skala MMI dibagi menjadi 12 berdasarkan informasi korban selamat dan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.
I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang
III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
IV MMI
Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan berbunyi.
V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerbah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI
Tiap-tiap orang kelaur rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.
Pada bangunan yang kontruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.
VIII MMI
Kerusakan ringan pada banguna dengan konstruksi yang kuat.
Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama seklai, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
XII MMI
Hancur sama sekal, gelombang pada permukaan tanah. Pemandangan gelap. Benda-benda terlempar ke udara. (TribunPalu.com)
Info terbaru gempa di Sulawesi Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Gempa-di-Sulawesi-Utara-61-SR.jpg)