RHK Jumat 4 November 2022
RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Kejadian 15:13-16 Nikmati Proses Allah
Abram merupakan orang yang diberkati Allah secara luar biasa, baik soal kehidupannya maupun keturunannya. Allah memberkati dia dan memberi keturunan
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Kejadian 15:13-16
TRIBUNMANADO.CO.ID - Abram merupakan orang yang diberkati Allah secara luar biasa, baik soal kehidupannya maupun keturunannya. Allah memberkati dia dan memberi keturunan seperti bintang di langit. Dalam bagian lain disebutkan seperti debu tanah dan seperti pasir di laut banyaknya.
Dia juga menjadi bapa segala orang yang percaya dan beriman. Oleh Abram, bangsa-bangsa di bumi diberkati, hingga saat ini. Dia adalah bapa segala bangsa yang besar. Sedangkan Sarai istrinya, menjadi ibu bagi segala raja bangsa. Mereka sangat kaya raya. Banyak lagi berkat dan anugerah Allah curahkan kepadanya, yang membuat dia sebagai pemimpin umat terbesar segala zaman. Sebab semua agama samawi menjadikan dia sebagai tokoh atau figur sentral. Terutama orang Kristen.
Abram diberkati secara luar biasa. Tapi tidak berarti dia bebas dari proses Tuhan. Kebesaran dan kemahsyuran namanya oleh kasih karunia Allah yang berlimpah itu, tidak membuat dia lolos dari berbagai persoalan hidup, ujian, tantangan dan berbagai pergumulan. Allah justeru memroses Abram dan keturunannya begitu berat dan ketat.
Abram sendiri dijanjikan mendapatkan keturunan seperti debu tanah banyaknya sejak dia baru meninggalkan Haram, pada usia 75 tahun. Istrinya Sarai berusia 65 tahun. Tapi, tidak serta merta dia langsung mendapatkan keturunan. Abram di masa tuanya dan dalam ketaatannya itu, nanti 25 tahun kemudian, yakni ketika berusia 100 tahun dan istrinya 90 tahun baru Ishak lahir.
Ketika Ishak lahirpun, tidak berarti semuanya "baik-baik saja." Allah masih memroses Abram dengan meminta agar anak tunggalnya itu harus diserahkan kepada-Nya untuk dikorbankan. Abram juga harus berperang melawan bangsa-bangsa yang besar dan banyak serta raja-raja yang gagah perkasa. Masih banyak lagi proses yang Tuhan lakukan untuk membentuk kepribadian Abram sesuai kehendak-Nya.
Proses Tuhan bukan hanya untuk Abram. Tapi juga keturunannya. Meski keturunan Abram belum lahir, tapi Allah sudah menubuatkan keturunannya akan dianiaya selama 400 tahun. Keturunannya yang ke empat, akan kembali ke negerinya itu. Sedangkan Abram akan meninggal di masa rambut telah memutih, yakni di usia 175 tahun.
Benarlah terjadi. Keturunan keempat yakni Yusuf setelah melalui proses penistaan oleh kakak beradiknya, dia justeru menjadi pemimpin di Mesir. Sayangnya kemudian selama 400 tahun, setelah Yusuf tidak dikenal lagi jasa-jasa dan kepahlawanannya, umat keturunan Abram itu, ditindas selama 400 tahun. Artinya proses Tuhan yang Dia firmankan kepada Abram, benar-benar terjadi.
Namun setelah melalui proses panjang yang berat dan menyakitkan itu, bangsa keturunan Abram, Ishak dan Yakub itu diberkati Allah secara luar biasa, dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa di bumi.
Demikian firman Tuhan hari ini.
Firman TUHAN kepada Abram: "Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.
Tetapi keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori itu belum genap." (ay 13, 16)
Abram dan Israel menjalani proses Tuhan. Artinya bahwa Allah mengasihi Abram dan keturunannya, tapi tidak mau mereka hidup instan, gampangan dan asal-asalan. Maka Allah membentuk mereka sesuai programnya Tuhan. Mereka diproses Allah sehingga menjadi lebih dewasa.
Abram dan Israel saja diproses Tuhan, apalagi kita umat-Nya. Justeru semakin sayangnya Tuhan bagi kita, semakin ketat, banyak dan berat proses yang harus kita lalui. Mengapa? Karena, bagi kita akan tersedia, berkat, kasih karunia dan anugerah yang amat sangat besar. Upah sangat besar menanti, jika kita berhasil melewati semua proses itu.
Semakin berat proses Tuhan bagi kita, semakin besar berkat kasih karunia Allah bagi kita. Semakin sulit dan terjal jalan yang harus kita lewati, semakin dahsyat dan tak terkira pemberian Allah bagi kita.
Sebagai umat Tuhan, kita tidak perlu takut dan gentar dengan berbagai persoalan hidup yang adalah proses Allah bagi kita. Nikmatilah setiap proses Tuhan dalam kesabaran, ketaatan dan ketekunan hidup dalam Tuhan. Upah kita amat sangat besar.
Percayalah kepada Tuhan. Janji-Nya pasti ditepati. Peganglah janji Tuhan dan nikmatilah proses Tuhan seberat apapun, karena berkat dan upah sangat besar menanti kita. Itulah janji-Nya. Jalani, ikuti dan nikmati dengan ucapan syukur setiap proses Tuhan. Kristus menyertai dan memberkati kita selamanya. Amin
Doa: Tuhan Yesus, teguhkan iman kami menjalani proses-Mu dalam kesabaran dan ketaatan, serta berkatilah kami selalu. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bacaan-alkitab-sabtu-13-agustus-2022-matius-2122-meminta-dengan-penuh-kepercayaan.jpg)