KKB Papua

KKB Papua Teror Wilayah Maybrat, 6000 Warga Mengungsi ke Sorong

Akibat ketidaknyamanan dan rasa khawatir akan teror KKB Papua, sebanyak 6000 warga memilih mengungsi ke Sorong Raya, Papua Barat.

Editor: Frandi Piring
Dispenad
KKB Papua Teror Wilayah Maybrat, 6000 Warga Mengungsi ke Sorong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Teror Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua hingga kini masih meresahkan masyarakat Kabupaten Maybrat Papua Barat.

Akibat ketidaknyamanan dan rasa khawatir, warga memilih mengungsi.

Sebanyak warga Maybrat eksodus ke wilayah Sorong Raya, tinggal bersama sanak keluarganya.

Warga ksodus berasal dari Aifak Selatan, Aifak tengah dan Aifak Timur yang merupakan daerah konsentrasi KKB Papua.

"Apa yang mereka sudah buat itu mengganggu masyarakat sehingga masyarakat terpaksa keluar," kata Penjabat Bupati Maybrat Papua Barat Bernhard Eduard Rondonuwu saat bertandang di Kantor Pos Kupang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat 28 Oktober 2022 lalu.

Bernhard Eduard Rondonuwu berada di Kota Kupang bersama peserta Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik II atau Pesparani Nasional 2022.

"Aifak Timur itu kantong KKB Papua, berbatasan dengan Teluk Bituni. Mereka menyendiri di dalam, membuat daerah Kodap. Mereka itu cuma beberapa orang," terang Bernhard Eduard Rondonuwu.

Pria kelahiran Manado yang baru dua bulan bertugas di Kabupaten Maybrat ini mengatakan, pemda terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk menjamin keamanan.

Menurutnya, apabila keamanan sudah terjamin maka 6000 warga yang eksodus akan kembali lagi ke kampung halaman mereka.

"Mereka sampaikan sudah bosan di rumah orang, mau pulang ke kampung halaman," ujar Bernhard Eduard Rondonuwu.

"Mudah-mudahan TNI dan Polri sudah masuk. Kemudian bersama TNI kami sudah bisa bangun lagi rumah-rumah yang rusak, bisa perbaiki sekolah dan puskesmas. Gereja bisa beroperasi, sekolah bisa dibuka, kantor camat bisa melayani.

Mudah-mudahan Desember 2022 ini mereka (TNI dan Polri) sudah di dalam bersama masyarakat sehingga terjamin keamanan," tambahnya.

Ia menegaskan, pemerintah harus hadir di Aifak Selatan, Aifak Tengah dan Aifak Timur. "Karena masyarakat ada di sana. Mereka layak dan harus mendapat pelayanan," tandas Bernhard Eduard Rondonuwu.

Sebagaimana diketahui, KKB Papua yang berada di wilayah Maybrat dikenal dengan nama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap IV Sorong Raya-Maybrat.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved