Berita Sulawesi Utara

Arsada Sukses Laksanakan Seminar, Percepat Bangun Hospital Tourism di Sulawesi Utara

Asosiasi Rumah Sakit Daerah disingkat Arsada Sukses Laksanakan Seminar, Percepat Bangun Hospital Tourism di Sulawesi Utara

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
HO/Scentpression
llustrasi - Arsada Sukses Laksanakan Seminar, Percepat Bangun Hospital Tourism di Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Asosiasi Rumah Sakit Daerah disingkat Arsada melaksanakan seminar nasional, di Hotel Mercure Tateli, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (28/10/2022) hingga Sabtu (29/10/2022).

Adapun tema yang diangkat yaitu soal penguatan rumah sakit daerah dalam rangka mewujudkan hospital tourism di Sulawesi Utara

Para pembicara yang hadir pada acara ini yaitu, dr Maxi Rondonuwu, Stafsus Gubernur Sulut Dino Gobel, dr Starry H Rampengan, Ketua Umum Harsada dr Heru Ariyadi, dr Diny Handayani. 

Saat diwawancarai dr Heru Ariyadi mengatakan, di Sulawesi Utara terdapat 21 rumah sakit dari kelas B sampai dengan kelas D.

Dia pun meminta agar kemampuan rumah sakit diperkuat, dengan cara membentuk kelembagaan rumah sakit, pengelolaan otonom, dan fleksibilitas pengelolaan keuangan.

"Jadi kedepan rumah sakit yang belum BLUD, tidak bisa melakukan fleksibilitas pengelolaan keuangan, artinya ketika dalam rencana tidak memasukan anggaran untuk perbaikan alat mereka tidak bisa melakukan karena belum BLUD," jelas Heru Ariyadi.

dr Heru Ariyadi pun kembali mencontohkan tentang soal pengelolaan barang dan jasa. 

Di situ jika rumah sakit belum BLUD, maka harus menggunakan perpres dan jika memakai tender memerlukan waktu selama 3 bulan. 

"Nah, kan sekarang pasien tidak bisa menunggu lama, sehingga pengecualiaanya yaitu BLUD," jelas Heru Ariyadi.

Lebih lanjutnya dijelaskannya jika hospital tourism dari berbagai penelitian terdapat banyak faktor yang mempengaruhi yaitu transportasi, tarif, Mutu dan kepercayaan. 

"Rumah sakit harus memenuhi kriteria-kriteria yang dibuat penjamin. Jadi kedepan Rumah sakit jangan UPT karena birokrasi pengelolaan keuangan menjadi panjang, harus BLUD" jelas Heru Ariyadi.

Sementara itu Ketua Harsada Sulut dr Enrico Rawung mengatakan jika pihaknya akan melakukan penguatan-penguatan dalam membangun hospital tourism. 

Kedepan, setiap RSUD akan diperkuat dengan melihat kebutuhannya, akreditasi, pendampingan, termasuk dokumen akreditasi, BLUD sebagai jembatan RS bisa maju berkembang. 

"Itu kami akan saling membantu dalam membangun setiap RSUD yang ada," jelas Heru Ariyadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved