Nasional Politik

Pengamat: Apabila AHY Batal Jadi Cawapres Dampingi Anies Baswedan, Koalisi Demokrat-NasDem-PKS Bubar

Pengamat politik sebut AHY berpeluang jadi Cawapres untuk dampingi Anies Baswedan. Namun apabila tak terwujud koalisi Demokrat-NasDem bakal bubar.

Editor: Frandi Piring
Tribunnews.com
Capres NasDem Anies Baswedan dan Ketum Demokrat, AHY. Pengamat Sebut AHY Batal Jadi Cawapres Dampingi Anies, Koalisi Demokrat, NasDem dan PKS Bubar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengamat politik Ray Rangkuti berpendapat, ada peluang besar Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.

Namun jika tidak terwujud, koalisi Demokrat-Nasdem-PKS kemungkinan bakal bubar.

"Di beberapa tempat sudah mengatakan, 80 persen AHY akan jadi cawapres Anies Baswedan. 80 persen," kata Ray dalam diskusi Para Syndicate bertemakan "PDI-P Vs Nasdem: Ojo Dibandingke, Kamis (27/10/2022).

"Kok berani sekali? Sebab kalau koalisi ini enggak mencalonkan AHY, bubar," ujar dia.

Akademisi pendiri Lingkar Madani (Lima) itu mengatakan, Demokrat kemungkinan akan berpindah ke koalisi lain jika AHY tak diusung sebagai cawapres Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (7/10/2022). Pertemuan dengan AHY disebut Anies sebagai penanda ia dan partai Demokrat untuk jalan bersama-sama ke depannya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (7/10/2022). Pertemuan dengan AHY disebut Anies sebagai penanda ia dan partai Demokrat untuk jalan bersama-sama ke depannya. (Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow)

Sebab, Demokrat enggan jika hanya sebagai pendukung dalam koalisi. Artinya, Demokrat tidak berhasil mencalonkan tokoh internal dalam pengusungan capres-cawapres.

"Kalau begitu, saya (AHY) harus pasang target, target saya wakil presiden. Kalau Anda enggak suka saya jadi wakil presiden, saya pindah (koalisi)," kata Ray.

Sebelumnya diberitakan, AHY menyatakan siap menjadi cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan.

“Ya, kami pribadi terus mempersiapkan diri, apa pun tugas ya harus kami jalankan pada saatnya. Apa pun itu, di mana pun itu harus siap,” ujar AHY saat ditemui di Wisma Nusantara, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).

Pernyataan itu disampaikannya setelah bertemu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh untuk makan siang bersama.

Namun, kata dia, saat ini yang menjadi prioritas adalah pembentukan koalisi antara Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan PKS.

Ia mengeklaim, ketiga partai politik (parpol) tak ingin terburu-buru untuk mengumumkan pendeklarasian capres-cawapres.

“Karena yang lebih baik adalah (koalisi) benar-benar solid, dan benar-benar setelah itu hanya ada maju ke depan, dan berlari. Bukan berhenti atau mundur ke belakang,” ujar dia.

AHY juga mengaku tak mau mendesak mitra koalisi untuk memilihnya sebagai cawapres.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved