Berita Sulut

Cuaca Buruk di Sulut: KM Berkat Lisan Mati Mesin, Kapal Gagal Sandar hingga 4 Penerbangan Dialihkan

Cuaca ekstrim melanda Sulawesi Utara. Hujan disertai angin hingga gelombang pasang menerjang Bumi Nyiur Melambai.

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Kolase Tribun Manado
Cuaca Buruk di Sulut: KM Berkat Lisan Mati Mesin, Kapal Gagal Sandar hingga 4 Penerbangan Dialihkan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca ekstrim melanda Sulawesi Utara. Hujan disertai angin hingga gelombang pasang menerjang Bumi Nyiur Melambai.

Alhasil sejumlah daerah di Sulut beberala hari ini engalami bencana skala kecil.

Joi Oroh, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Sulut menyampaikan, akibat cuaca ekstrim tersebut, hujan memunculkan genangan air di Manado, Bolmong dan Minsel.

Baca juga: Bawaslu Minahasa Sulawesi Utara Bantah Loloskan Kader Parpol Jadi Panwaslu, Janji Telusuri Laporan

"Tapi tidak berlangsung lama karena langsung surut," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Kamis (27/11/2022).

Pun terjadi longsor yang dilaporkan di beberapa daerah.

Tak hanya itu, cuaca buruk yang melanda Kota Manado Sulawesi Utara juga berdampak pada kelancaran penerbangan udara. 

Empat penerbangan ke Kota Manado terpaksa dialihkan ke bandara terdekat karena cuaca tak bersahabat pada Rabu (26/10/2022).

KM Berkat Lisan Mati Mesin di Perairan Sitaro

KM Berkat Lisan sempat hilang kontak akibat mati mesin di Perairan Pulau Makalehi, Kepulauan Sitaro, berhasil diselamatkan Tim SAR, Rabu (27/10/2022)

Kapal itu sempat terombang-ambing delapan jam akibat mati mesin.

Mendapat informasi ada kapal yang mati mesin, Basarnas Manado menurunkan tim SAR.

Basarnas melakukan pencarian menggunakan KN Bima Sena disertai tim rescue Pos SAR Unit Likupang.

Tim langsung bergerak ke lokasi ke titik kordinat yang dikirimkan korban, Rahman Husen Mamuko, Yusran Rudin dan Adrianto.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved