Breaking News:

Pertamina

Penjelasan Pertamina soal Banyak Kendaraan Antre Isi Solar Bersubsidi di SPBU Bitung

Muhammad Iqbal Hidayatulloh mengatakan hal ini terjadi karena permintaan akan BBM Jenis Solar Subsidi meningkat pada kuartal IV tahun ini.

Editor: Aldi Ponge
Pertamina
Kondisi penyaluran BBM di SPBU 7495501 Kota Bitung Sulawesi Utara pada Rabu 26 Oktober 2022 siang tadi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Muhammad Iqbal Hidayatulloh, Communication & Relations PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan tanggapan soal antrean yang terjadi di beberapa SPBU di Kota Bitung

Muhammad Iqbal Hidayatulloh mengatakan hal ini terjadi karena permintaan akan BBM Jenis Solar Subsidi meningkat pada kuartal IV tahun ini.

Pihaknya pun mengatakan bahwa Pertamina merupakan operator dalam hal mendistribusikan BBM Jenis Subsidi Solar maupun Pertalite, bukan yang menentukan kuota.

“Kuota ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini BPH Migas Kementerian ESDM. Kami ditunjuk sebagai operator yang menyalurkan BBM Subsidi baik Solar maupun Pertalite sesuai dengan kuota yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya kepada Tribunmanado.co.id pada Rabu (26/10/2022).

Di mana sebagaimana diketahui terdapat 5 SPBU yang menjual Solar Subsidi di Kota Bitung diantaranya SPBU Kodoodan, SPBU Madidir, SPBU Wangurer, SPBU Manembo Atas dan SPBU Manembo Bawah.

“Penyaluran BBM Solar ke SPBU tidak ada kendala, kita lakukan penyaluran normal seperti biasanya sesuai dengan kuota yang ada. Kita cek stok di setiap SPBU per jam 11 siang ini (26/10/2022) dalam keadaan aman stok di SPBU rata-rata berkisar 8 KL keatas,” ujar Iqbal.

Di tengah kondisi seperti ini, Iqbal pun berharap peran pemda dan instansi terkait seperti kepolisian dapat melakukan pengawasan sebagaimana fungsinya dalam hal mengawasi distribusi BBM subsidi tersebut, sehingga penyelewengan BBM Subsidi dapat diminimalisir.

Saat ini, untuk memastikan BBM Subsidi tepat sasaran, Pertamina pun atas arahan pemerintah sedang menggalakkan program Subsidi Tepat.

“Masyarakat pemilik kendaraan roda empat silakan mendaftarkan kendaraannya melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau bagi yang tidak memiliki akses internet atau smartphone bisa mendaftarkan diri ke SPBU, akan ada petugas yang membantu untuk mendaftarkan,” ucapnya.

Lebih jauh Iqbal mengatakan, pihaknya berharap melalui program subsidi tepat ini nantinya akan dapat menyeleksi siapa saja yang berhak mendapatkan BBM Subsidi sehingga kuota BBM Subsidi dapat tepat sasaran.

“Kami menghimbau dimasa uji coba implementasi program subsidi tepat ini, masyarakat segera mendaftarkan kendaraannya. Saat ini bagi yang belum mendaftar dan mendapatkan barcode, tetap kami layani dengan operator mencatat dan mengecek dahulu plat nomor dan STNK kendaraan, namun saat nanti program implementasi berjalan, hanya yang memiliki barcode saja yang akan kami layani,” tegasnya.

Apabila masyarakat menemukan adanya penyaluran distribusi tidak sesuai prosedur atau regulasi, silakan masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

Sebelumnya diberitakan, Tiga dari enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), terpantau masih jumpai antrean kendaraan bertonase besar, Selasa (25/10/2022) malam.

Tribunmanado.co.id, melakukan pengamatan mulai dari SPBU di Kadoodan antrean mobil mengular hingga depan kantor Walikota Bitung jalan Sam Ratulangi Bitung.

Begitu juga dengan di SPBU Madidir, antrean kendaraan hingga di depan rumah makan King Fish dan di SPBU Wangurer.

Antrean kendaraan panjangnya sampai di depan Dealer Suzuki Wangurer. Bahkan di dua SPBU ini Madidir dan Wangurer, para sopir kendaraan bertonase besar membuat dua jalur antrean di dekat SPBU.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved