Renungan Kristen
Renungan Kristen, Senin 24 Oktober 2022, Mazmur 103:11-12 TB: Datang dengan Berantakan
Renungan Kristen, Senin 24 Oktober 2022, Mazmur 103:11-12 TB: datang dengan berantakan, karena Tuhan melihat hati yang hancur yang mau datang pada-Nya
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Kristen, Senin 24 Oktober 2022, Mazmur 103:11-12 TB: Datang dengan Berantakan
Renungan kali ini akan hati yang hancur, hati yang berantakan tetap di terima Allah, asal kita mau jujur dan terbuka pada Bapa
Mazmur 103:11-12 TB
tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.
Datang dengan Berantakan
Saat kita meleset karena dosa -- dan ini sering terjadi -- pengakuan akan mengembalikan kita ke tempat yang benar. - Lou Holtz
Kita sangat ingin datang kepada Tuhan saat kita merasa seolah-olah kita mendapatkan semuanya.
Tetapi, Tuhan mau kita datang kepada-Nya di tengah-tengah pergolakan kita.
Kita tidak perlu berdandan untuk membuat-Nya terkesan.
Namun kita perlu membicarakan kondisi hati kita kepada-Nya.
Mengakui kesalahan-kesalahan yang telah kita ucapkan, lakukan, bahkan pikirkan adalah bagian dari doa. C.S. Lewis mengatakan bahwa pengakuan adalah seperti ambang pintu dari doa.
Artinya, kita harus melakukannya di awal.
Ibrani 8:12 TB
Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.”
Pengakuan itu sulit karena kita tidak mau mengakui kekurangan kita.
Sekilas info: Dia sudah tahu. Dia tahu segala hal yang kita coba sembunyikan dari-Nya.
Perbuatan yang kita lakukan bertahun-tahun yang lalu yang kita sudah bersumpah akan kita bawa sampai ke liang kubur? Dia tahu. Dan coba tebak? Dia tetap mengasihi kita.
Sekalipun Dia tahu, kita masih perlu mengakui dosa-dosa kita.
Sebenarnya ini adalahsesuatu hal yang sebagian besar dari kita tidak ingin melakukannya atau merasa tidak perlu. Dan tentu saja kita tidak ingin menyebut diri sendiri berdosa.
Itu berarti kita penuh dosa. Sekilas info lagi: kita berdosa.
Tetapi Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa "jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." Seberapa banyak kita akan disucikan? Seluruhnya.
1 Yohanes 1:9 TB
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Saat kita mengakui dosa-dosa kita, berarti kita memilih untuk bertobat.
Itu berarti kita "berbalik arah" dan berpaling ke arah yang berlawanan dari dosa yang baru saja kita akui.
Mengakui dosa kita dan berjalan dalam pertobatan bisa saja dilakukan dengan doa sederhana seperti berikut ini.
"Tuhan, ampunilah saya karena sudah menggosipkan Beth hari ini. Mulai sekarang saya akan berusaha untuk tidak menjelekkan orang lain."
Tetapi ada saat-saat di mana kita datang kepada-Nya dengan banyak hal yang harus diakui.
Mungkin sudah bertahun-tahun ada penyimpangan moral yang membebani kita.
Ada beberapa hal yang tidak kita ingat secara spesifik.
Dalam hal seperti itu, kita bisa berdoa, "Tuhan, saya tahu saya sudah banyak berdosa, dan saya tidak mengingat semuanya. Maukah Engkau mengampuni kesalahan saya?" Dan apa yang terjadi kemudian?
Alkitab mengatakan bahwa Dia tidak akan mengingat-ingat dosa kita lagi dan semuanya disingkirkan dari kita sejauh timur dari barat.
Kita mungkin sudah putus asa dan tidak berdaya.
Coba tebak apa yang terjadi?
Putus asa dan tidak berdaya adalah keistimewaan Tuhan.
Kita hanya perlu membawa hidup kita yang berantakan kepada-Nya.
Refleksi
Mintalah Tuhan untuk mengingatkan segala sesuatu yang perlu Anda akui dan selanjutnya akuilah.
Jika ada suatu masalah yang membuat Anda tersandung, apa yang perlu Anda sesuaikan, singkirkan, atau tambahkan untuk membantu Anda berbalik arah?
Tuliskan ilham apa yang Tuhan sampaikan kepada Anda melalui bacaan Alkitab atau renungan hari ini.
Haleluyah, Tuhan Yesus memberkati
Baca Berita Tribun Manado DI SINI