Sejarah
Kisah William Patrick, Ponakan Adolf Hitler yang Melawan Pamannya Sendiri di Perang Dunia II
Kisah William Patrick Hitler, Ponakan Adolf Hitler yang Melawan Pamannya Sendiri di Perang Dunia II
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ini adalah kisah William Patrick Hitler.
Dia adalah keponakan dari Sang Diktator dari Partai Nazi yang akhirnya menjadi penguasa Jerman, Adolf Hitler.
William Patrick melawan pamannya sendiri para Perang Dunia II.
Bagaimana kisah lengkapnya? Berikut ulasannya.
Partai Nazi mulai meraih simpati publik di Jerman dan sebagian Eropa sejak tahun 1920-an.
Adolf Hitler, pemimpin partai itu kemudian naik ke tampuk kekuasaan Jerman pada tahun 1933.
Ia berkuasa sebagai diktator hingga tahun 1945.
Adolf Hitler mengambil glarührer und Reichskanzler pada tahun 1934 .
Ketika sedang berperang dalam Perang Dunia II, Hitler pernah marah ketika tahu salah seorang anggota keluarganya memberontak melawannya.
Lebih buruk lagi, anggota keluarga itu berjuang untuk Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari thevintagenews.com pada Sabtu (22/10/2022), anggota keluarga Hitler yang dimaksud adalah keponakannya yang bernama William Patrick Hitler.
William Patrick Hitler lahir di Liverpool pada tahun 1911, putra dari kakak tiri Hitler, Alois Hitler Jr. (mereka memiliki ayah yang sama) dan seorang wanita Irlandia, Bridget Dowling.
Keduanya bertemu di Dublin, di mana Alois adalah seorang pekerja dapur keliling, meskipun dia mengaku sebagai pengusaha hotel yang kaya.
Istrinya meninggalkan Alois pada tahun 1914 karena menolak untuk pergi ke Jerman bersamanya.
Lalu Alois memiliki putra lagi dari wanita lain. Wanita itu meninggal di Front Timur. Namun anaknya William, selamat.
Pada tahun 1929, Alois memanggil William. Saat itulah dia bertemu pamannya, Adolf, di rapat umum Partai Nazi.
Tahun berikutnya, Adolf Hitler yang akan segera menjadi diktator mengirimi keponakannya sebuah foto bertanda tangan.
Pada tahun 1933, Adolf Hitler menjadi diktator di Jerman, dan William pergi ke sana untuk melihat apakah dia dapat mengambil manfaat dari koneksi pamannya.
Pamannya memberinya serangkaian pekerjaan, dari teller bank hingga penjual mobil, tetapi ini tidak memuaskan William.
Seperti darah Hitler yang mengalir di tubuhnya, William kemudian mulai mengancam pamannya dengan pengungkapan publik rahasia keluarga kecuali dia mendapat posisi yang sesuai.
Karena tak mempan, William pun meninggalkan Jerman dan kembali ke Inggris.
Namun, saat itu tahun 1938-1939, Inggris telah bergabung dengan kubu anti-Hitler.
William tidak dapat menemukan pekerjaan dan bahkan tidak diizinkan masuk ke angkatan bersenjata Inggris karena ikatan keluarganya dengan Adolf Hitler.
Beruntung bagi William Patrick, penerbit terkenal Amerika William Randolph Hearst mengundang dia ke Amerika Serikat untuk tur kuliah.
Ketika perang pecah pada September 1939, William tetap berada di AS.
Sekali lagi William mencoba untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi dengan namanya, itu tidak mudah.
Dia mencoba bergabung dengan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, tetapi ditolak karena dia berada di Inggris.
Akhirnya, pada tahun 1944, dia menulis kepada Presiden Roosevelt, menyatakan ingin membantu dalam perang ini.
Akhirnya, FBI membebaskannya dan dia bergabung dengan Angkatan Laut AS pada Maret 1944.
William bertugas melayani orang-orang yang terluka selama perang,
Ketika perang berakhir, dia akhirnya memutuskan akan lebih baik untuk mengubah nama belakangnya, dan menjadi "William Patrick Stuart-Houston."
Dia menikahi Phyllis Jean-Jacques dan memiliki empat anak laki-laki.
Pasangan itu tinggal di Patchogue, Long Island dan William menjalankan perusahaan analisis darah kecilnya sendiri. Dia lalu meninggal pada tahun 1987.
Salah satu putranya, Howard, menjadi agen khusus di Divisi Kriminal IRS milik Amerika Serikat (AS).
Namun tidak satu pun dari mereka berniat mengikuti jejak keturunan Hitler.
• Pantas Yasmine Ow Batal Rekrut Wati Jadi Asisten, Ternyata Tahu Sifat Eks Asisten Nathalie Holscher
• Gempa Bumi Hari Ini Sabtu 22 Oktober 2022, 11 Kali Getarkan Indonesia, Info Terkini BMKG
• 20 Nama Bayi Katolik Laki-laki, dari Kenneth hingga Vincent, Lengkap dengan Arti Nama