Kasus Teddy Minahasa

Pengakuan Teddy Minahasa Rugi 20 M Biayai Operasi Penangkapan, Ditipu dan Kini Dituduh Jual Narkoba

Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa mengaku rugi Rp 20 miliar membiayai penangkapan penyelundupan narkoba dari kantong pribadi.

Editor: Glendi Manengal
tribunnews
Irjen Pol Teddy Minahasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui saat ini insitusi Polri kembali jadi sorotan karena seorang Jenderal Polisi Bintang 2 ditangkap.

Terkait hal tersebut Irjen Teddy Minahasa yang diduga tersangka ditangkap karena kasus Narkoba.

Namun kini Teddy Minahasa memberikan pengakuan soal kerugian puluhan miliar uang pribadi.

Baca juga: Jokowi Bertemu Presiden FIFA di Istana, Ini Tiga Poin Utama yang Jadi Pembahasannya

Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak Blak-blakan Sebut Putri Chandrawathi Justru yang Menggoda Brigadir J

Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa mengaku rugi Rp 20 miliar membiayai penangkapan penyelundupan narkoba dari kantong pribadi.

Kerugian tersebut lantaran dirinya ditipu oleh seseorang soal informasi adanya penyelundupan narkoba seberat 20 ton lewat jalur Laut China Selatan.

Orang yangmenipu Teddy tersebut yakni Anita alias Linda.

Berangkat dari informasi palsu tersebut, Irjen Teddy Minahasa merugi karena sempat melakukan operasi penangkapan.

Hal ini diungkapkan Teddy dalam keterangannya.

Diketahui penipuan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Irjen Teddy Minahasa terjerumus dituduh turut serta menjual narkoba.

Teddy mengatakan, dirinya mendapat laporan informasi palsu dari Linda pada pada 23 Juni 2022.

“Ada orang yang pernah menipu saya soal informasi penyelundupan narkoba sebesar 2 ton melalui jalur laut bernama Anita alias Linda, yang membuat saya rugi hampir Rp 20 miliar untuk biaya operasi penangkapan di Laut China Selatan dan sepanjang Selat Malaka dari kantong pribadi,” ucap Teddy dalam keterangannya, Selasa (18/10/2022), dikutip dari Kompas.com.

Dikatakan Teddy juga, setelah penipuan, Linda masih sempat meminta Teddy Minahasa untuk melakukan kerjasama.

Setelah memberikan informasi palsu, Linda kembali meminta bantuan Teddy untuk menjual pusaka kepada Sultan Brunei Darussalam.

Bahkan Linda meminta biaya operasional untuk berangkat ke Brunei.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved