Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Kristen

Saat Teduh, Sabtu 15 Oktober 2022, Yesaya 40:1-11 TB: Berita Kelepasan dari Allah

Saat Teduh, Sabtu 15 Oktober 2022, Yesaya 40:1-11 TB: Berita kelepasan dari Allah, masa penawanan di Babel

Editor: Erlina Langi
FREEPIK.com
Saat Teduh, Sabtu 15 Oktober 2022, Yesaya 40:1-11 TB: Berita Kelepasan dari Allah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat Teduh, Sabtu 15 Oktober 2022, Yesaya 40:1-11 TB: Berita kelepasan dari Allah, masa penawanan di Babel

Yesaya 40:1-11 TB

BERITA KELEPASAN DARI ALLAH

Apa yang dirasakan seorang narapidana pada waktu dikabari bahwa dia akan dibebaskan tanpa syarat?

Senang bukan!

Apalagi kalau masa hukuman yang diterima sudah begitu lama dan menyiksa.

Demikian halnya nubuatan untuk kelepasan Yehuda yang akan mengalami masa penawanan di Babel 70 tahun lamanya (baca juga Yeremia 25).

Dosa bangsa Yehuda sudah begitu besar, yaitu menyembah Baal dari bangsa kafir.

Keadilan Tuhan maka Yehuda dihukum, melalui penawanan di Babel.

Tetapi “kesalahannya telah diampuni” (ayat 2), berita pembebasan sudah diwartakan jauh sebelum penghukuman itu dialami.

Sebenarnya berita yang sama juga dibawa oleh Yesus.

Setiap orang yang datang kepadaNya dengan kesungguhan akan dibebaskan dari dosa dan beroleh hidup yang kekal.

Manusia begitu terbatas, tidak mampu merencanakan hari esoknya, apakah akan sehat-sakit, senang-susah, hidup-mati, dll.

Hidup ini begitu singkat dan semaraknya begitu cepat berlalu.

Tapi satu hal yang menjadikan hidup ini berharga yaitu saat firman Tuhan yang kekal memberikan hidup jadi berarti.

Yesaya sadar, segala sesuatu boleh berlalu, tapi firman Allah yang memberi hidup tidak akan pernah berlalu dan tetap untuk selama-lamanya.

Sekalipun manusia sudah meninggalkan firmanNya, namun Allah tidak pernah berhenti berfirman.

Allah bangkitkan juru bicara yang mengingatkan umatnya pada sabda Allah yang hidup itu.

Israel telah dipilih menjadi umat kesayangan Allah dengan satu tujuan

Menjadi terang bagi bangsa sekitar mereka agar mengenal Allah yang sejati (baca Yes 42:6), tetapi mereka gagal.

Kini kita yang sudah menerima kabar baik dari Allah

Diutus untuk menjadi pembawa berita, yaitu Allah yang sudah datang di dunia menebus dosa kita.

Jangan kecewakan hati Allah.

Tugas dan kepercayaan dari Allah itu begitu luar biasa.

Sudahkah kita menjadi pembawa kabar baik itu?

DOA:
Ya Tuhan, firmanMu yang menghibur kami di kala sedih dan susah. Berilah keberanian kepada kami untuk menjadi pembawa kabar baikMu ke semua orang, Amin.

Haleluyah, Tuhan Yesus memberkati

https://bible.com/reading-plans/800/day/9?segment=0

Baca Berita Tribun Manado lainnya DI SINI

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved