KKB Papua

Donatur Dana Perang KKB Papua Ditangkap Polisi, Ketahuan Suplai Amunisi

Pemasok dana sekaligus amunisi bagi KKB yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara atau ASN ditangkap Polisi.

Editor: Frandi Piring
TribunPapua.com
Donatur Dana Perang KKB Papua Ditangkap Polisi, Ketahuan Suplai Amunisi. Satgas Nemangkawi menangkap sopir truk yang merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Yahukimo berinisial ES, pemasok senjata api ke KKB Yahukimo, Papua. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kekuatan KKB Papua kini semakin melemah menyusul satu persatu penyandang dana untuk pembelian senjata api dan amunisi ditangkap aparat Polri.

Donatur dana untuk KKB tersebut berhasil diamankan Polisi.

Pemasok dana sekaligus amunisi bagi KKB tersebut adalah seorang Aparatur Sipil Negara atau ASN.

Para donatur itu ditangkap, setelah terungkap fakta bahwa mereka mengalokasikan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk menopang perjuangan Kelompok Kriminal Bersenjata di daerah itu.

KKB Papua merupakan organisasi sayap TPNPB ( Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat ) yang saban hari melakukan tindakan anarkis di Papua.

Tindakan anarkis yang dilakukan KKB Papua, yakni menembak secara membabibuta warga sipil dan melakukan penyerangan ke Pos Keamanan yang ditempati TNI Polri.

Atas tindakan tak berperikemanusiaan itulah aparat kepolisian pun melakukan tindakan penegakkan hukum dengan menangkap satu persatu donatur yang teridentifikasi membantu kelompok pengacau itu.

Salah seorang donatur yang telah ditangkap polisi baru-baru ini, adalah oknum kepala kampung Wusi berinisial TL.

Sebagai kepala kampung, TL diketahui memberikan dana ratusan juta untuk pembelian senjata api dan amunisi. Senjata api tersebut dibeli untuk kepentingan KKB.

Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani, TL mengatakan, TL ditangkap polisi di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

TL ditangkap pasca polisi meringkus AN, oknum ASN di Kabupaten Nduga. AN ditangkap saat membawa 615 amunisi dan sebuah senjata api rakitan di Yalimo.

Saat diinteriogasi polisi, AN pun mengungkapkan bahwa dana untuk pembelian amunisi dan senjata api berasal dari TL, Kepala Kampung Wusi.

Dana yang diberikan TL diambil dari dana desa. "TL memberi dana Rp 150 juta yang diambil dari dana desa. Dana itu diberikan secara sukarela," kata Faizal Ramadhani.

"TL sudah diproseshukumkan. Dia diduga menjadi salah satu donatur KKB," tandas Faizal Ramadhani.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved