Tragedi Kanjuruhan

Siapa Sangka, 2 Sosok Ini Diduga yang Perintah Lakukan Penembakan Gas Air Mata, Tragedi Kanjuruhan

Dua sosok ini diduga yang perintah lakukan penembakan gas air mata, di Tragedi Kanjuruhan diungkap langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Editor: Erlina Langi
Tribunmanado (HO)
Siapa Sangka, 2 Sosok Ini Diduga yang Perintah Lakukan Penembakan Gas Air Mata, Tragedi Kanjuruhan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Siapa sangka, 2 sosok ini diduga yang perintah lakukan penembakan gas air mata, di Tragedi Kanjuruhan

Terungkap sudah, inilah 2 sosok yang memerintahkan penembakan gas air mata dalam Tragedi Kanjuruhan Malang, jawa Timur,  usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Sebuah tragedi yang menewaskan ratusan orang tersebut perlahan mulai terungkap, kini kasusnya dinaikan ke tingkat penyidikan, kepolisian pun telah menetapkan enam orang tersangka.

Para tersangka tersebut adalah Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, Abdul Haris sebagai Ketua Panpel, Suko Sutrisno security officer, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, dan Komandan Kompi Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman.

Dari peran para tersangka, terungkap sosok yang diduga memerintahkan penembakan gas air mata.

Mereka adalah Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi dan Komandan Kompi Brimob Polda Jatim inisial AKP Hasdarman

Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, keduanya diduga yang memberikan perintah melakukan penembakan gas air mata ke arah tribun penonton hingga lapangan.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada awak media terkait Tragedi Kanjuruhan di Mapolresta Malang Kota, Kamis (6/10/2022). Kapolri menyebut ada 6 tersangka yang menjadi pelaku tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang. Ke enam terangka tersebut yaitu Direktur LIB (AHL), Ketua Panpel (AH), Security Officer (SS), Kabag Ops Wahyu (WSS), Danki 3 Brimob Polda Jatim (H), Kasat Samapta Polres Malang (BSA).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada awak media terkait Tragedi Kanjuruhan di Mapolresta Malang Kota, Kamis (6/10/2022). Kapolri menyebut ada 6 tersangka yang menjadi pelaku tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang. Ke enam terangka tersebut yaitu Direktur LIB (AHL), Ketua Panpel (AH), Security Officer (SS), Kabag Ops Wahyu (WSS), Danki 3 Brimob Polda Jatim (H), Kasat Samapta Polres Malang (BSA). (SURYA/PURWANTO)

Baca juga: Siapa Sangka, Empat Pejabat Utama Polres Malang adalah Tersangka Pelanggar Etik Tragedi Kanjuruhan

Mereka menginstruksikan hal tersebut kepada 11 anggotanya.

Kesebelas anggota polisi itu lantas melesatkan 11 tembakan gas air mata.

7 tembakan diarahkan ke tribun selatan, 1 tembakan menuju tribun utara, dan 3 tembakan menuju lapangan.

"Yang bersangkutan memerintahkan anggotanya untuk menyerang penembakan gas air mata," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sigit dalam konferensi pers di Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022).

Sementara itu, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto dijadikan tersangka karena yang bersangkutan mengetahui adanya larangan pemakaian gas air mata dalam pengendalian massa di Stadion.

Namun, Kompol Wahyu tidak mencegah anggotanya yang menembak gas air mata.

"Yang bersangkutan mengetahui tentang adanya aturan FIFA tentang penggunaan gas air mata. Namun yang bersangkutan tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata pada saat pengamanan. Tidak melakukan pengecekan langsung terkait dengan pelengkapan yang dibawa personel," kata Kapolri.

Kericuhan dan kerusuhan mewarnai pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022).
Kericuhan dan kerusuhan mewarnai pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022). (KOMPAS.com/Suci Rahayu)

Baca juga: Siapa Sangka, 20 Polisi Jadi Terduga Pelanggar Etik yang Tembakkan Gas Air Mata, Tragedi Kanjuruhan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved