Manado Sulawesi Utara

Tanpa Incenerator, Sampah Medis RSU GMIM Pancaran Kasih Manado Sulawesi Utara Dikelola Pihak Ketiga

Tanpa Incenerator, Sampah Medis RSU GMIM Pancaran Kasih Manado Sulawesi Utara Dikelola Pihak Ketiga.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado menghasilkan ratusan kilogram sampah medis tiap bulan. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - RSU GMIM Pancaran Kasih Manado Sulawesi Utara menghasilkan ratusan kilogram sampah medis setiap bulan.

Meski tanpa Incenerator, sampah medis dapat ditangani dengan baik di RSU GMIM Pancaran Kasih yang beralamat di Jalan Sam Ratulangi Manado ini.

Pihak RSU GMIM Pancaran Kasih Manado bekerja sama dengan pihak ketiga sebagai pengelola sampah medik.

Pihak ketiga ini, PT Mitra Hijau Asia dari Makassar. Sampah medis RSU Pancaran Kasih diangkut secara berkala oleh pihak ketiga.

"Setelah ditangani dari ruangan, sampah medis disimpan di tempat penyimpanan sementara. Pihak ketiga mengambilnya dua pekan sekali," kata Plt Direktur RSU GMIM Pancaran Kasih, dr Maria Koagouw M Kes melalui Pelaksana Kesehatan Lingkungan, Atika Mengko S Tr KL kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (07/10/2022).

Dijelaskan, pengelolaan sampah medis sampai dimusnahkan merupakan tanggung jawab pihak ketiga.

Katanya, perusahaan ini wajib mengantongi sejumlah izin dan rekomendasi.

Beberapa di antaranya, Rekomendasi Pengangkutan Limbah Berbahaya dan Beracun; armada dan sopirnya harus memiliki jartu pengawasan izin angkutan bahan berbahaya.

Lalu, memiliki Izin Operasional Incenerator yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Katanya, sampah medis diangkut lalu dimuatkan ke kontainer. Selanjutnya dikirim ke Makassar via laut.

"Dimusnahkan di sana," kata Atika.

Sementara, untuk sampah umum atau sampah rumah tangga, RSU Pancaran Kasih bekerja sama dengan Pemerintah Kota Manado.

"Jumlahnya lebih banyak dari sampah medis. Itu diangkut tiap hari. Senin sampai Sabtu pada pagi hari. Kalau Minggu sore hari," jelasnya.

Pantauan Tribun Manado, Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 di rumah sakit tersebut sebuah ruang permanen tertutup.

Ruangan itu berada di sisi utara rumah sakit.

Ukurannya sekitar 2x8 meter. Pintunya dari besi. Di pintu tertera stiker sampah medis berbahaya. (ndo)

Manado Kekurangan Polisi ? Ini Tanggapan Kompol Thommy Aruan dan Hari Saptono, Hubungi 112 

RSU Pancaran Kasih Manado Sulawesi Utara Hasilkan Ratusan Kilogram Sampah Medis Tiap Bulan

Turis Asing Datang, Objek Wisata di Manado Sulawesi Utara Belum Bersih dari Sampah

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved