Renungan Kristen

Saat Teduh, Kamis 5 Oktober 2022, 2 Korintus 1:3‭-‬11 TB: Menderita dengan Tujuan

Paulus sosok Rasul menemukan kegembiraan di dalam penderitaannya sendiri dan mendorong orang-orang percaya di Korintus untuk melakukan hal yang sama.

Editor: Erlina Langi
pixabay.com
Saat Teduh, Kamis 5 Oktober 2022, 2 Korintus 1:3‭-‬11 TB: Menderita dengan Tujuan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat Teduh, Kamis 5 Oktober 2022, 2 Korintus 1:3‭-‬11 TB: Menderita dengan Tujuan

2 Korintus 1:3‭-‬11 TB
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan,
yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.
Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah.
Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga.
Dan pengharapan kami akan kamu adalah teguh, karena kami tahu, bahwa sama seperti kamu turut mengambil bagian dalam kesengsaraan kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami.
Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami.
Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.
Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi,
karena kamu juga turut membantu mendoakan kami, supaya banyak orang mengucap syukur atas karunia yang kami peroleh berkat banyaknya doa mereka untuk kami.

Menderita dengan Tujuan

Paulus mengerti realita dari penderitaan sebaik siapa pun juga.

Kesulitannya meluas sampai ke titik di mana ia "putus asa dengan kehidupan itu sendiri" (v. 8).

Tetapi Paulus menyadari bahwa sama seperti orang-orang percaya berbagi dalam penderitaan di dalam Kristus, "penghiburan melimpah melalui Kristus" (v. 5).

Mengetahui hal ini, Paulus menemukan kegembiraan di dalam penderitaannya sendiri dan mendorong orang-orang percaya di Korintus untuk melakukan hal yang sama.

Setelah itu, Paulus menyadari bahwa Kristus menghibur orang-orang percaya dalam penderitaan mereka supaya mereka, sebagai gantinya, dapat membawa penghiburan kepada orang lain.

Paulus memakai saat-saat penderitaannya sendiri sebagai kesempatan untuk memberkati orang-orang di sekitarnya.

Walaupun ketika semuanya nampak lenyap, Paulus mengetahui bahwa penderitaannya terjadi agar dia dapat belajar untuk lebih bersandar sepenuhnya kepada Tuhan daripada dirinya sendiri.

Setelah melihat Kristus bekerja dalam pengadilan-pengadilan di masa lalu, Paulus semakin yakin bahwa Tuhan akan terus membebaskannya sehingga dia akan, sebagai gantinya, terus melayani gereja yang masih muda.

Sama seperti Paulus, orang-orang percaya hari ini dapat melihat pergumulan dan penderitaan mereka sebagai kesempatan untuk memberkati orang-orang di sekitar mereka.

Sema seperti Ia tidak meninggalkan Paulus, Yesus akan setia kepada umat-Nya dalam segala situasi

Doa Hari Ini:
Yesus, terima kasih untuk rasa sakit yang tumbuh yang pernah saya alami. Tolong pakai saya dan pengalaman-pengalaman masa lalu saya untuk membantu orang lain. Amin.

Haleluyah, Tuhan Yesus memberkati

https://bible.com/bible/306/2co.1.4-11.TB

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved