Bacaan Doa
Bacaan Doa Meminta Keturunan kepada Allah SWT: 'Rabbi Hablii Minash Shoolihiin'
Berikut ini bacaan doa meminta keturunan kepada Allah SWT. Rabbi hablii minash shoolihiin.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat menantikan hadirnya keturunan dalam rumah tangga, doa dan dzikir adalah salah satu cara Allah SWT menolong kita.
Berikut ini Bacaan Doa meminta keturunan kepada Allah SWT.
Mintalah pertolongan kepada Allah SWT melalui bacaan doa meminta keturunan,
Dengan perbanyak doa dan dzikir, InsyaAllah segala bentuk musibah akan segera diangkat oleh Allah SWT atas kuasanya.

Termasuk salah satunya ketika ingin segera memiliki momongan.
Berikut adalah kumpulan doa dan dzikir yang bisa diamalkan.
1. Doa meminta keturunan
Doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim saat meminta keturunan pada Allah SWT.
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Rabbi hablii minash shoolihiin
Artinya: Ya Rabb, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS: As-Shaffat: 100)
رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
Rabbi laa tadzar nii fardaw wa anta khayrul waa ritsiin
Artinya: Ya Rabb janganlah engkau biarkan aku hidup seorang diri dan engkaulah pewaris yang paling baik. (QS.Al-Anbiya:89).
اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِكْ لَهُ فِيهِ
Allahumma aktsir maa lahu wawaladahuu wabaariklahu fiihi
Artinya: Ya Rabb perbanyakkanlah hartanya dan perbanyakkanlah anak-anaknya serta berikanlah keberkatan kepadanya. (H.R. Bukhari Muslim).
2. Doa agar mendapatkan perlindungan (dibaca satu kali setiap pagi dan petang)
اَللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
“Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya segala yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui segala sesuatu yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa pun dari ilmu Allah melainkan sesuai kehendak-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dia Mahatinggi lagi Mahabesar.” (QS. Al-Baqarah: 255)
3. Doa agar tidak hilang nikmat
Maksud dari doa adalah meminta kepada Allah agar nikmat keselamatan dan dijauhkan dari suatu bencana (al-balaa’).
Maka dari itu, kita meminta perlindungan dari musibah yang datang tiba-tiba tanpa ada sebab, itulah yang disebut fuja-ah niqmatik.
اللَّهُمَّ إِنِّيٍ أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
Allohumma inni a'uudzu bika min zawaali ni'matik, wa tahawwuli 'aafiyatik, wa fujiaa'ati niqmatik, wa jamii'i sakhothik.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.
Dalam kondisi sekarang, Covid-19 dapat digolongkan sebagai penyakit yang menular dan membahayakan umat manusia.
4. Doa terhindar dari penyakit buruk
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ
Allohumma innii 'auudzu bika minal baroshi wal junuuni judzaami wa min sayyi-il asqoom.
Artinya: Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari segala keburukan segala macam penyakit.
Doa ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang shahih:
وروينا في كتابي أبي داود والنسائي بإسنادين صحيحين عن أنس – رضي الله عنه – : أنَّ النبيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يقول اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، والجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ. رواه أَبُو داود بإسناد صحيحٍ
Artinya, “Diriwayatkan kepada kami di kitab Abu Dawud dan An-Nasa’i dengan sanad yang bagus dari Anas–radliyallahu anhu–Nabi Muhammad SAW berdoa, ‘Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk.’ (HR Abu Dawud dengan sanad sahih.”
(TribunStyle.com/Putri Asti)
Diolaj dari artikel di TribunStyle.com
Baca Berita Tribun Manado disini:
https://bit.ly/3BBEaKU