Manado Sulawesi Utara

Polisi Tegaskan Pria yang Ditemukan Tergantung di Kios Terminal Malalayang Manado Murni Gantung Diri

Polisi Tegaskan Pria yang Ditemukan Tergantung di Kios Terminal Malalayang Manado Murni Gantung Diri.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
HO
Polisi Tegaskan Pria yang Ditemukan Tergantung di Kios Terminal Malalayang Manado Murni Gantung Diri 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolsek Malalayang AKP Sonny Tandisau memastikan jika pria yang ditemukan tewas tergantung di Terminal Malalayang Manado, Sulawesi Utara, Rabu (5/10/2022 murni gantung diri. 

Ketika dihubungi Tribunmanado.co.id, Sonny mengatakan jika pihaknya sudah melakukan pemeriksaan ditubuh korban dan tak ditemukan tanda kekerasan. 

"Kami pastikan jika ini gantung diri. Karena tak ada tanda kekerasan ditubuh korban," ujarnya. 

Ia menegaskan jika korban juga diketahui belakangan ini tak membuka usahanya.

Dari beberapa keterangan saksi di TKP jika korban memang seperti ada masalah.

"Korban sudah dua hari tak jualan. Dan dia seperti ada masalah," kata dia. 

Sebelumnya diketahui, Seorang pria berinisial ACR alias Andre (46) warga Desa Sea, Jaga VII, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa ditemukan tewas gantung di Terminal Malalayang, Manado, Rabu 5 Oktober 2022. 

Korban ditemukan tergantung tepatnya di dalam kios miliknya, sekira Pukul 13.30 WITA. 

Andre tewas gantung dengan menggunakan seutas tali warna putih dengan posisi kepala dengan plafon sekitar 1 meter dan kaki tergantung diatas lantai sekitar 30 CM. 

Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan fisik dari tubuh korban. 

Namun pihak Polresta Manado memastikan tak ada tanda-tanda kekerasan ataupun lebam ditubuh korban. 

Kapolsek Malalayang AKP Sonny Tandisau mengatakan jika korban diduga sudah tergantung selama enam jam. 

"Korban sudah tergantung selama enam jam dan tak ada tanda kekerasan ditubuhnya," ungkapnya. 

Ia menambahkan jika pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. 

"Istri korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban dan telah membuat surat pernyataan penolakan di Polsek Malalayang. Penyebab korban ditemukan tergantung belum diketahui," kata dia. (Nie)

Pemkot Tomohon Sudah Laksanakan 6 Dimensi Program Smart City

Bacaan Doa Saat Sedang Marah: Aku Berlindung Kepada Allah dari Setan yang Terkutuk

Gubernur Sulawesi Utara Instruksikan Birokrat Berinovasi, 28 PNS Kembangkan Aplikasi Digital

 
 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved