Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Viral Video Aremania Nyanyikan Yel yel: 'Walau Harus Mati di Tengah Lapang', Netizen Merinding

Viral video Aremania yang menyanyikan yel yel untuk Arema FC sebelum tragedi maut di Stadion Kanjuruhan terjadi,

Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/ twitter/ SURYA/HABIBUR ROHMAN
Viral Video Aremania Nyanyikan Yel yel: 'Walau Harus Mati di Tengah Lapang', Netizen Merinding 

Ayo maju ayo maju Aremaku

Jangan kembali pulang

Sebelum Arema menang

Walau harus mati di tengah lapang

Arema teruslah berjuang."

Sang pengunggah video pun merasa seram dengan lirik yel yel suporter Arema yang justru jadi kenyataan.

"Dengerin suporter Arema nyanyi sblm pertandingan..syairnya syereem.. padahal perkataan adalah Doa..," tulis @Hernomo_Al1.

Baca juga: Soroti Tragedi di Kanjuruhan, Mahfud MD Minta Pelakunya Segera Diumumkan, Kasusnya Masuk Penyidikan

Virak video Aremania menyanyikan yel-yelnya
Virak video Aremania menyanyikan yel-yelnya

Atas unggahan ini, ternyata banyak pula netizen yang merasa merinding mendengar yel yel tersebut hingga menyetujui cuitan sang pengunggah video.

"Semangat sih ga salah ya tapi kalau semangatnya kelewat gitu sampai liriknya begituu bener bener ngeri," kata @Lihatberita5.

"'Jangan pulang sebelum menang, walau harus mati ditengah lapang' Lagu dukungan macam apa begitu? Terus kalo pas lagi kalah, rebut kemenangan dengan onar di tengah lapangan, sampe mati. Yaa gabisa aduh aduuh.. Al-Fatihah buat semuanya," tutur @amokitsi.

"Gilaa sii ini liriknyaa ckck... dinyanyiin terus meneruss yaa jadi do'a," ujar @Rizkiia_chia.

Kronologi Kejadian Menurut Kapolda Jatim

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan, biang kericuhan diduga dipicu rasa kekecewaan sejumlah suporter terhadap hasil kekalahan melawan Persebaya dengan skor 3-2.

"Selama pertandingan tidak ada masalah. Masalah terjadi ketika usai pertandingan. Penonton kecewa melihat tim Arema FC kalah. Apalagi ini sebelumnya Arema FC tidak pernah di kandang sendiri melawan Persebaya dalam beberapa tahun terakhir," ujar Irjen Pol Nico Afinta saat gelar rilis di Polres Malang, Minggu (2/3/2022) dini hari.

Baca juga: Daftar Nama Polisi yang Diperiksa Kode Etik, Dinonaktifkan hingga Dicopot Imbas Tragedi Kanjuruhan

Kepala Kepolisian (Kapolda) Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta memberikan keterangan di Polres Malang pada Minggu (2/10/2022).
Kepala Kepolisian (Kapolda) Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta memberikan keterangan di Polres Malang pada Minggu (2/10/2022). (suryamalang.com/Erwin Wicaksono)
Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved