Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Komnas HAM Investigasi Insiden Kanjuruhan, Temuan Sementara Hanya 2 Pintu Stadion yang Terbuka

Komnas HAM menginvestigasi insiden Kanjuruhan dan menemukan hanya dua pintu stadion yang terbuka saat kejadian.

Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/ twitter
Komnas HAM Investigasi Insiden Kanjuruhan, Temuan Sementara Hanya 2 Pintu Stadion yang Terbuka 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Tragedi di Stadion Kanjuruhan diminta diusut oleh Presiden Jokowi dan berbagai lapisan masyarakat.

Usai laga Arema FC Vs Persebaya ratusan orang meninggal.

Salah satu lembaga yang mengusut tragedi maut ini adalah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Baca juga: Sergio Silva Ceritakan Momen Ngeri Tragedi Kanjuruhan, 5 Jam Terkurung di Ruang Ganti

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam 44
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam

Komnas HAM telah mengirimkan tim investigasi ke Malang untuk mengungkap tragedi yang menuai sorotan dunia ini.

Kini Komnas HAM membeberkan temuannya.

Dalam penyelidikan sementaranya Komnas HAM menemukan ternyata hanya ada dua pintu keluar stadion yang terbuka dari 14 pintu saat insiden kerusuhan usai laga Persebaya Surabaya vs Arema FC itu.

Komisioner Komnas HAM Muhammad Choirul Anam menyatakan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah keterangan dari sejumlah pihak terkait kasus tersebut.

Mulai dari suporter Arema, keluarga korban, pihak rumah sakit, hingga pemain.

"Kami anatomi dari Stadion Kanjuruhan. Nanti seperti apa. Cuma dua pintu terbuka, hiruk pikuknya di pintu yang sama," kata Anam di Malang, Jawa Timur, Senin (2/10).

Namun begitu Anam mengatakan pihaknya masih mendalami lokasi sebagian besar korban yang meninggal dunia, apakah berada di dekat lontaran gas air mata atau di lokasi lain.

Selain itu, Komnas HAM juga mendalami terkait dugaan gas air mata yang digunakan aparat saat kerusuhan telah kedaluwarsa.

Anam akan menanyakan hal itu kepada petugas medis.

"Gas pasti punya kedaluwarsa, itu akan menjadi kunci kami tanya ke medis. Apakah ini karena sesak nafas, kadar oksigen, dan lainnya seperti apa," kata dia.

Baca juga: Pelatih Arema FC Javier Roca Saksikan Ada Suporter yang Meninggal di Pelukan Pemain

Tragedi Kanjurahan Arema vs Persebaya tewaskan ratusan orang.
Tragedi Kanjurahan Arema vs Persebaya tewaskan ratusan orang. (Twitter)

Anam menyebut ada indikasi terjadinya pelanggaran HAM dalam kerusuhan yang mengakibatkan lebih dari 100 korban jiwa itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved