Info Kesehatan

Efek Bahaya Gas Air Mata Bagi 5 Organ Tubuh Manusia

Laga antara Arema FC vs Persebaya berakhir ricuh dengan ditembakkannya gas air mata. Ternyata gas air mata berbahaya untuk 5 organ tubuh manusia.

Editor: Frandi Piring
SURYA/PURWANTO
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Laga antara Arema FC vs Persebaya berakhir ricuh dengan ditembakkannya gas air mata. Ternyata gas air mata berbahaya untuk 5 organ tubuh manusia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa tragis do Stadion Kanjuruhan memberikan luka bagi dunia sepak bola Indonesia.

Pada Sabtu (1/10/22) malam, laga antara Arema FC vs Persebaya berakhir ricuh dengan ditembakkannya gas air mata oleh aparat kepolisian ke tribun penonton.

Setelah tembakan gas air mata barulah diketahui ratusan suporter Arema meninggal dunia baik yang di lokasi kejadian maupun saat dibawa ke Rumah Sakit (RS).

Apakah gas air mata sangat berbahaya?

Bagaimana penanganan saat terkena gas air mata

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan, dan Kepala Leher (THT-KL) Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada (UGM) Anton Sony Wibowo membenarkan jika paparan gas air mata sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

Suasana di area Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, seusai kericuhan penonton yang terjadi seusai laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.
Suasana di area Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, seusai kericuhan penonton yang terjadi seusai laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. (KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)

Gas air mata ini akan menimbulkan reaksi pada organ atau bagian tubuh yang terpapar.

Terlebih jika sampai masuk terhirup ke saluran pernapasan.

Setidaknya, gas air mata bisa berbahaya bagi 5 organ tubuh manusia. 

"Gas air mata ini berbahaya bagi mata, saluran nafas (hidung, mulut, tenggorokan, dan paru-paru), serta kulit," kata Anton, dilansir dari laman UGM.

Anton menyebutkan apabila gas air mata ini mengenai bagian mata bisa mengiritasi mata.

Kondisi itu dapat menyebabkan mata perih, berair, dan membuat pandangan menjadi kabur.

Dia menjelaskan, jika gas air mata mengenai kulit juga dapat menimbulkan reaksi pada kulit itu sendiri.

Salah satunya adalah menyebabkan iritasi pada kulit.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved