Renungan Harian

Renungan Harian, Mazmur 34:20, Tuhan Melepaskan

Simak renungan harian hari ini yang terdapat dalam Mazmur 34:20 mengenai Tuhan melepaskan.

Editor: Tirza Ponto
pixabay.com
Renungan Harian, Mazmur 34:20, Tuhan Melepaskan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak renungan harian hari ini mengenai Tuhan melepaskan dalam Mazmur 34:2,

Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu.

Tribunners,

Jangan heran jika dalam hidup ini kita masih alami pergumulan, kesulitan, dan kesesakan.

Tak terkecuali, dalam pelayanan atau pekerjaan Tuhan pun, kita sering alami ujian. Meskipun Tuhan berjanji akan memberkati umatNya yang taat kepadaNya, namun di balik janji itu, terdapat kenyataan bahwa kemalangan orang benar itu banyak.

Bahkan, saat di depan mata sepertinya apa yang kita mimpikan/harapkan akan terwujud, di situ terkadang Tuhan masih proses kita dengan tantangan yang rumit.

Salahkah Tuhan dalam hal ini? Tidak! Sebab Tuhan tidak pernah salah! Satu hal yang harus kita pahami, bahwa mempercayai Tuhan, dan berusaha hidup benar, serta turut melayaniNya dengan setia; semuanya itu tidak melindungi kita dari kesulitan dan tantangan hidup. Justru sebaliknya, penyerahan diri kepada Tuhan, seringkali mendatangkan ujian dan penderitaan (pikul salib).

Bukankah Tuhan telah menetapkan bahwa kita harus mengalami banyak kesukaran sebelum memasuki KerajaanNya?

Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara (Kisah Para Rasul 14:22).

Contoh, Kisah Para Rasul 27 mengisahkan, saat Paulus ingin memberitakan Injil di Roma sesuai kehendak Allah, ia mengalami banyak tantangan: terbelenggu, badai, dan kapal kandas.

Sekalipun Paulus setia, jalannya tidak dibuat gampang atau tanpa kesusahan oleh Allah.

Demikian juga dengan kita, seringkali saat kita berada dalam kehendak Allah dan tetap setia kepadaNya, kita dituntun melalui jalan yang kurang menyenangkan.

Mengapa? Sebab Tuhan ingin kita bertekun dalam iman yang semakin kokoh.

Kabar baiknya untuk kita adalah, sekalipun kemalangan orang benar banyak, tetapi Tuhan melepaskan semuanya itu. Ini berarti, tidak ada satupun kesulitan yang kita alami, yang tidak diselesaikan oleh Tuhan.

Jadi, ketika penderitaan dialami orang benar, sesungguhnya di sana Tuhan sedang mengimbanginya dengan penyataan pembebasan dari segala kesulitan.

Ketika maksudNya dalam mengizinkan penderitaan itu telah tercapai, Tuhan pasti membebaskan kita dari segala kesukaran dengan turun tangan secara adikodrati di dalam kehidupan kita.

Untuk itu, apapun pergumulan kita hari-hari ini, mari tetap sabar dan bertekun dalam iman.

Tuhan Yesus menolong kita semua.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved