Liga Spanyol

Real Madrid Hening Cipta untuk Korban Stadion Kanjuruhan, Florentino Perez: Belasungkawa Kami

Pernyataan Florentino Perez itu sontak menuai pujian dari kalangan penggemar Real Madrid di Indonesia.

Real madrid
Presiden Real Madrid Ajak Hening Cipta untuk Korban Stadion Kanjuruhan, Perez: Belasungkawa Kami 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Real Madrid heningkan Cipta untuk korban Stadion Kanjurungan.

Dalam sebuah kesempatan, Presiden Real Madrid, Florentino Perez dan para Socios mengheningkan bagi korban yang berjatuhan akibat sepak bola.

Hening cipta itu dilakukan saat rapat umum, untuk menghormati para korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/10/2022).

Baca juga: Hasil Piala Asia Futsal 2022, Timnas Indonesia Berhasil Menang atas China Taipei dengan Skor 1-4

Suasana di area Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, seusai kericuhan penonton yang terjadi seusai laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/9/2022) malam.
Suasana di area Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, seusai kericuhan penonton yang terjadi seusai laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/9/2022) malam. (KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)

"Saya ingin memperingati para korban tragedi yang terjadi dalam beberapa jam terakhir, di sebuah stadion di Indonesia, dimana lebih dari seratus orang telah kehilangan nyawa mereka. Belasungkawa kami yang terdalam untuk semua keluarga mereka," kata Florentino Perez melalui Real Madrid TV.

Pernyataan Florentino Perez itu sontak menuai pujian dari kalangan penggemar Real Madrid di Indonesia.

"Respect Opa Perez," kata Arnum Wijayanti.

"Opa Perez berkomentar ini mah rill (real) indo sedang tidak baik-baik saja," ucap Ardyan.

Diketahui, Sepak bola Indonesia terancam sanksi berat dari FIFA pascatragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang. Satu di antaranya ancaman dicabutnya status tuan rumah untuk Piala Dunia U-20 2023.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan melanggar beberapa poin seperti di FIFA Disciplinary Code, soal ketertiban dan keamanan di pertandingan.

Apalagi, kericuhan seusai kekalahan Arema FC dari Persebaya Surabaya 2-3, Sabtu (1/10/2022) malam, menggunakan gas air mata oleh polisi yang telah melanggar regulasi FIFA.

Sebelumnya FIFA pernah menjatuhkan hukuman berat terhadap klub Inggris ketika terjadinya Tragedi Heysel.

Tragedi Haysel terjadi pada 29 Mei 1985, ketika Juventus akan menghadapi Liverpool pada final Kejuaraan Eropa yang sekarang dikenal sebagai Liga Champions.

Kedua tim akan melakoni pertandingan di Stadion Heysel, Brussels, Belgia.

Insiden itu terjadi para pendukung Liverpool melanggar pagar yang memisahkan dua kelompok supporter dan menyerang pendukung Juventus hingga meruntuhkan dinding Stadion Heysel.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved