Jendral Andika Perkasa Tindak Tegas Anggota TNI yang Terlibat di Kanjuruhan, Minta Warga Kirim Video

Andika juga mengharapkan masyarakat mengirim bukti video keterlibatan anggota TNI dalam kerusuhan tersebut.

Editor: Alpen Martinus
Kompas.com
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Revisi Syarat Tinggi Badan Jadi Taruna TNI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selain polisi, ternyata banyak juga anggota TNI yang terlibat dalam proses pengamanan di stadion Kanjuruhan Malang.

Bahkan dari beberapa rekaman video warga, ada juga yang terlibat dalam kerusuhan tersebut.

Kejadian tersebut rupanya menjadi atensi Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.

Baca juga: Ketua KONI Kotamobagu Sayangkan Tragedi Kanjuruhan: Padahal Prestasi Sepak Bola Kita Meningkat


Seorang korban kerusuhan digoyong seusai pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Dalam kerusuhan ini, 125 orang yang sebagian besar suporter Arema meninggal dunia, sedangkan ratusan orang lainnya cedera. (AFP/STR)

TNI melakukan investigasi terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam kerusuhan yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Hasil investigas ini akan jadi bahan bagi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk menindak tegas anggotanya yang bertindak di luar kewenangan saat tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang.

Andika juga mengharapkan masyarakat mengirim bukti video keterlibatan anggota TNI dalam kerusuhan tersebut.

Andika mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi sejak Minggu (2/10/2022) sore.

Baca juga: Akhirnya Panglima TNI Andika Perkasa Tanggapi soal Aksi Oknum TNI Todongkan Pistol ke Pengguna Tol

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Youtube)

"Kita sudah sejak kemarin sore melakukan investigasi sekaligus kita lanjutkan dengan proses hukum. Karena apa? Karena memang yang viral itu, itu kan sangat jelas tindakan di luar kewenangan. Jadi kalau KUHPM Pasal 126 sudah kena, belum lagi KUHP-nya," kata Andika.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Khusus Lintas Kementerian dan Lembaga terkait penanganam Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang di kantor Kemenko Polhukam RI Jakarta Pusat pada Senin (3/10/2022).

"Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin, tidak. Tetapi pidana. Karena memang itu sudah sangat berlebihan," kata Andika.

Andika mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan investigasi dan pemeriksaan terkait jumlah dan asal satuan personel yang diduga terlibat.

Baca juga: Terungkap, Ini Isi SMS Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kepada KSAD Jenderal Dudung Abdurachman

Dia berjanji akan segera merampungkan investigasi tersebut secepatnya.

"Ya, kita satuan akan telusuri dulu. Biarkan kami tuntaskan sampai dengan besok sore. Kita janji," kata Andika.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved