Tragedi Kanjuruhan

Barcelona Berduka Tragedi Kanjuruhan, Belasungkawa Tulus Kepada Keluarga dan Teman-teman Korban

Dalam akun Twitter Barcelona, @FCBarcelona, mereka secara tegas menolak segala bentuk tindak kekerasan dalam sepak bola.

IST
Barcelona Berduka Tragedi Kanjuruhan, Belasungkawa Tulus Kepada Keluarga dan Teman Korban 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Barcelona menyampaikan duka yang mendalam atas tragedi Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya.

Klub asal Spanyol itu menolak secara tegas segala bentuk kekerasan dalam sepak bola.

Barcelona juga menyampaikan belasungkawa kepada korban tragedi Kanjuruhan.

Dalam akun Twitter Barcelona, @FCBarcelona, mereka secara tegas menolak segala bentuk tindak kekerasan dalam sepak bola.

Baca juga: Update Penyidikan Tragedi Kanjuruhan: 125 Orang Meninggal, 32 Titik CCTV Stadion Diperiksa

Baca juga: Daftar Nama Ratusan Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Liga 1 Arema vs Persebaya, Ada 17 Anak

Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022). (KOMPAS.COM/Imron Hakiki)

Baik di dalam maupun luar lapangan.

"FC Barcelona is pained by the tragic events at Kanjuruhan Stadium in Indonesia and rejects all acts of violence both on and off the field.

(FC Barcelona berduka atas peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia dan menolak segala tindakan kekerasan baik di dalam maupun di luar lapangan)," tulis Barcelona pada MInggu (2/10/2022).

Barcelona juga turut menyampaikan belasungkawa kepada para korban tragedi Kanjuruhan.

"Our heartfelt condolences go out to the families and friends of the victims.

(Belasungkawa yang tulus kami sampaikan kepada keluarga dan teman-teman para korban)," ungkap Barcelona.

Korban Meninggal

Berdasarkan data terbaru, tercatat ada 130 orang meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persabaya Surabaya, Sabtu (1/1/2022) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo mengatakan selain korban meninggal dunia pihaknya mencatat ada 191 korban luka dan kini sebagian dirawat di rumah sakit.

Angka tersebut bertambah dari yang sebelumnya dikabarkan yakini korban meninggal dunia 127 orang dan korban luka 180 orang.

“Korban meninggal dunia 130 orang.

Luka-luka total 191 orang.

Yang jelas itu mereka berdesak-desakan, diinjak-injak,” ujarnya dikutip dari Breaking News Kompas TV, Minggu (2/9/2022).

(Tribunnews.com/Isnaini Nurdianti/Sri Juliati)

Tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved