Oknum Polwan Brigadir IDR Tersangka Penyaniaya Segera Disidang Etik, Kapolda Minta Berkas Rampung

Begitu pun untuk pelanggaran kode etik, diperkirakan dalam waktu dekat IDR juga akan menjalani sidang komisi kode etik.

Editor: Alpen Martinus
YOUTUBE
Oknum Polwan aniaya warga, segera disidang etik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Brigadir IDR terhadap seorang warga ternyata menjadi perhatian khusus Polda Riau.

Sampai-sampai Kapolda meminta agar berkasnya segera dirampungkan.

Tak hanya itu, mereka juga sudah melakukan pemeriksaan terahdap beberapa saksi.

Baca juga: Sosok IDR Polwan Polda Riau, Dilaporkan Lantaran Aniaya Pacar Adiknya, Bertugas di BNNP

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, meminta kepada Bidang Propam Korps Bhayangkara Lancang Kuning, untuk segera merampungkan berkas oknum Polwan yang diduga melanggar kode etik kepolisian, karena terlibat aksi dugaan pengeroyokan terhadap warga.

Oknum Polwan itu, adalah IDR, dengan pangkat Brigadir yang sehari-hari berdinas di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau.

IDR bersama ibunya, YUL, diduga melakukan perbuatan aniaya berupa pengeroyokan terhadap wanita bernama Riri Aprilia Kartin.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, kasus ini menjadi atensi dari Irjen Iqbal.

Baca juga: 4 Anggota Polisi Polda Gorontalo Dipecat, Terlibat Kasus Narkoba dan Penipuan, Satu Polwan


Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal.(Tribunpekanbaru/Rizky Armanda)

Diungkapkannya, orang nomor satu di Polda Riau itu juga meminta kepada penyidik yang menangani perkara agar bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur, serta transparan.

Diketahui, untuk kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan, ditangani oleh penyidik Ditreskrimum. Sementara untuk dugaan pelanggaran kode etik, diproses oleh Bidang Propam.

Terkait penanganan tindak pidana, penyidik Dirreskrimum di Riau telah menetapkan IDR dan ibunya sebagai tersangka.

Begitu pun untuk pelanggaran kode etik, diperkirakan dalam waktu dekat IDR juga akan menjalani sidang komisi kode etik.

Baca juga: Oknum Polwan Aniaya Seorang Perempuan, Kini Jadi Tersangka Bersama Ibunya

“Pimpinan sudah perintahkan agar Kabid Propam segera merampungkan semua pemeriksaan saksi, perkuat alat bukti, petunjuk dan lain-lain. Segera laksanakan sidang komisi kode etik, begitupun untuk penyidik dari Ditreskrimum untuk segera rampungkan proses sidiknya,” kata Kombes Sunarto, Jumat (30/9/2022).

Ia menguraikan, tim Bidang Propam Podla Riau telah memeriksa 8 saksi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved