Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Buya Yahya

Penjelasan Buya Yahya Soal Ketika Diingatkan Kebaikan Maka Dengarkan Jika Mau Selamat

Penjelasan tersebut ada di akun Youtube Buya Yahya dengan judul "Saat Diingatkan, Dengar Ini Jika Mau Selamat - Hikmah Buya Yahya".

Kolase Tribun Manado/Istimewa
Penjelasan Buya Yahya Soal Ketika Diingatkan Kebaikan Maka Dengarkan Jika Mau Selamat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini ceramah singkat dengan tajuk Hikmah Buya Yahya.

Buya Yahya memberikan ceramah terkait jika diingatkan kebaikan maka pastikan untuk mendengarnya.

Penjelasan tersebut ada di akun Youtube Buya Yahya dengan judul "Saat Diingatkan, Dengar Ini Jika Mau Selamat - Hikmah Buya Yahya".

Baca juga: Buya Yahya: Jika Dingatkan Kebaikan Maka Dengar, Jika Ingin Selamat

Baca juga: Ceramah Buya Yahya: Waspada Ada Rezeki yang Tidak Baik

Buya Yahya.
Buya Yahya. (Kolase Tribun Manado/Tangkap layar YouTube Channel Al-Bahjah TV)

Buya Yahya mengatakan bahwa kalau ingin selamat maka pastikan dengar kebaikan dari orang lain.

Meskipun cara mengingatkan kebaikan terkadang membuat hati kesal.

"Siapapun Anda kalau pengen selamat, dengar.

Jika ada orang yang mengingatkan kepada Anda tentang kebaikan maka terserah caranya kayak apapun pastikan Anda bisa mendengarnya.

Itu baru istimewa. Berarti Anda ini orang yang dipilih oleh Allah.

Walau caranya nggak enak bikin kesel tetapi Anda lihat tujuannya adalah baik.

Caranya ngeplak (mukul) misalnya," kata Buya Yahya dikutip Tribun Manado, Kamis 29 September 2022.

Buya Yahya menambahkan bahwa kadang kita kurang peka terhadap kebaikan.

"Kalau Imam Ghazali menggambarkan sederhana, kita ini sering bodoh dengan kebaikan.

Beliau membuat contoh, ada satu orang yang bajunya ada kalajengking merambat dan kalajengking itu merambat ke arah leher.

Orang kalau lehernya ada sesuatu yang bergerak tentu akan refleks karena ada kalejengking yang pasti nyengat.

Di belakangnya ada temennya itu ngelihat kalajengking merambat di badannya menuju leher maka reflek menolong sambil teriak langsung mukul kalejengking hingga jatuh terkapar.

Caranya enak nggak? Nggak enak kan.

Cuma di saat ngelihat kalajengking sudah terkapar apa kata orang tersebut 'terima kasih'.

Apa dia akan marah 'kurang ajar kau berani mukul-mukul saya'.

Nggak ada yang ngomong gitu karena kebaikannya dirasakan langsung," papar Buya.

Buya Yahya juga menjelaskan, kebaikan tentang akhirat dari orang harus bisa kita terima.

"Urusan kebaikan tentang akhirat, tentang surga juga sama kisahnya, cuma karena keroposnya iman saja.

Jadi orang kalau mengingatkan harus baik caranya, kalau nggak baik saya nggak bisa nerima?," kata Buya.

Lanjut Buya, jika ada orang yang mengingatkan tentang kebaikan maka harus berusaha menerima kebaikan.

"Jadi orang yang memberikan kebaikan kepada kamu maka berusahalah untuk bisa menerimanya, belakarlah untuk itu baru jadi orang hebat.

Karena bersama menerima kebenaran telah hilang kesombongan. Wallahu a'lam bishawab," pungkasnya.

(Tribunmanado.co.id/Ang)

Tonton selengkapnya di sini:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved