Sains

Peneliti Berhasil Temukan Spesies Baru Kungkang di Hutan Atlantik Brasil, Kepala Bak Kelapa Dikupas

Peneliti berhasil menemukan spesies baru kungkang di Hutan Atlantik Brasil. Kungkang tersebut memiliki kepala seperti kelapa yang dikupas.

Editor: Isvara Savitri
Kompas.com/Rogerio Peccioli/iStock
Kungkang surai ditemukan di Hutan Atlantik Brasil. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penelitian terbaru berhasil mengungkap bahwa ada lebih dari satu spesies kungkang di dunia.

Para peneliti menemukan kungkang spesies baru di Hutan Atlantik Brasil.

Kungkang yang memiliki tiga jari dibagi menjadi empat spesies.

Salah satu yang termasuk di dalamnya adalah kungkang surai (Bradypus torquatus).

Namun dalam studi ini, baru terungkap bahwa kungkang surai ternyata terdiri dari dua spesies.

Spesies baru lantas diberi nama Bradypus crinitus.

Baca juga: Chord dan Lirik Lagu With These Two Hands - Bon Jovi

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jayapura, Tabrak Pembatas Jalan, Tewas di Tempat

Ada ciri menarik dari penampakan hewan tersebut, kungkang itu memiliki bulu kasar berwarna cokelat, sehingga membuat kepalanya menyerupai kelapa yang dikupas.

"Penelitian terbaru menunjukkan, ternyata di wilayah kecil Hutan Atlantik Brasil, kungkang surai yang sebelumnya dianggap satu spesies, ternyata terdiri dari dua spesies. Kungkang yang ditemukan di wilayah selatan secara genetik berbeda dengan kungkang lain yang hidup di bagian utara," tulis peneliti dalam studi mereka.

Mengutip IFL Science, Jumat (30/9/2022) dalam studi ini, peneliti melakukan analisis morfologi dari 24 kungkang.

Kungkang surai ditemukan di Hutan Atlantik Brasil.
Kungkang surai ditemukan di Hutan Atlantik Brasil.

Beberapa di antaranya berasal dari negara bagian utara Bahia dan Sergipe, sementara sisanya dari Rio de Janeiro dan Espirito Santo di selatan.

Peneliti menemukan, kungkang di bagian selatan memiliki tengkorak yang lebih datar, rahang lebih bulat, dan tulang pipi yang lebih lebar.

Analisis genetik dari 55 kungkang kemudian mengungkapkan adanya perbedaan genetik yang substansial antara kelompok selatan dan utara.

Baca juga: Chord dan Lirik Lagu We All Fall Down - Bon Jovi

Baca juga: Big Match Liga Inggris: Manchester City vs Manchester United, Duel Haaland dengan Lisandro Martinez

Peneliti mengidentifikasi 86 langkah mutasi yang memisahkan populasi tersebut dan menghitung bahwa perbedaan itu terjadi sekitar 4,24 juta tahun yang lalu.

"Pendekatan integratif kami menunjukkan, bahwa kungkang surai utara (Bradyous torquatus) terdapat di negara bagian Bahia dan Sergipe di Brasil. Sementara kungkang surai selatan (Bradypus crinitus), terdapat di Rio de Janeiro dan Espirito Santo," tulis para peneliti.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved