News

Kasus Kucing Mati Tak Wajar Kembali Ditemukan, Pemilik Rumah Penangkaran Diduga Melarikan Diri

Kasus kucing mati tidak wajar kembali ditemukan. Kali ini belasan kucing ditemukan mati di rumah penangkaran di Pekanbaru, Riau.

Editor: Isvara Savitri
pexels.com
Ilustrasi kucing sakit. 

Eko mengatakan sebanyak 10 ekor kucing yang masih hidup dibawa ke klinik dokter hewan, dua ekor di penampungan, dan sekitar lima ekor masih belum bisa diamankan.

Beberapa ekor kucing yang ditemukan dalam
Beberapa ekor kucing yang ditemukan dalam keadaan hidup namun terlihat memprihatinkan.

Menurut informasi yang didapatkan sejumlah pecinta satwa di Pekanbaru, rumah penangkaran tersebut diduga dikelola oleh seorang perempuan yang tinggal di rumah itu seorang diri.

Pengelola juga disebut aktif membuka donasi untuk perawatan kucing.

Perempuan tersebut saat ini diduga melarikan diri ke Padang, Sumatra Barat.

Dorong Langkah Hukum

Lebih lanjut, Eko mengatakan beberapa organisasi, yayasan, dan para pecinta satwa Pekanbaru akan mengadakan pertemuan pada hari Sabtu besok untuk merencanakan langkah yang akan diambil.

Baca juga: 5 Langkah Resep Membuat Cakwe Mengembang dan Kopong

Baca juga: Simak Jadwal Acara TV Sabu 1 Oktober 2022, Cocok Ditonton Bersama Keluarga

Namun Eko secara pribadi mendorong kasus ini agar diproses hukum.

"Kami mendorong untuk diproses hukum, karena ini cenderung disengaja," ungkap Eko.

Eko mengatakan kejadian ini juga sudah disampaikan kepada sejumlah organisasi dan yayasan pecinta satwa di Jakarta.

"Semoga bisa membantu untuk mendapatkan perhatian dari penegak hukum atas kejadian ini."

Ilustrasi kucing.
Ilustrasi kucing. (pexels.com)

"Sehingga pelaku bisa dijerat dengan pasal yang berlaku," ungkap Eko.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Belasan Kucing di Pekanbaru Ditemukan Mati Mengenaskan di Rumah Penangkaran, Pengelola Diduga Kabur.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved