Bitung Sulawesi Utara

Ketua Ikatan Nyong Noni Sulawesi Utara Kartika Tanos: Hati-Hati Bermedsos

Ketua INNS, Kartika Tanos, menjadi pembicara di depan peserta Putra Putri Bitung 2022. Ia menjelaskan terkait pembentukan kepribadian bagi anak muda.

Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Ketua Ikatan Nyong dan Noni Sulawesi Utara, dr Kartika Devi Kandouw Tanos, membawakan materi di Pemilihan Putra Putri Bitung 2022, Kamis (29/9/2022). 

TRIBUBMANADO.CO.ID, BITUNG – Etika dan kepribadian apakah bisa diubah? 

Hal tersebut dipertanyakan Ketua Umum Ikatan Nyong Noni Sulawesi Utara (INNS), dr Kartika Devi Kandouw Tanos, kepada para peserta Pemilihan Putra Putri Bitung 2022, di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (29/9/2022).

Kartika yang juga menjabat sebagai Sekretaris I TP PKK Provinsi Sulawesi Utara dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Sulawesi Utara, didaulat menjadi pemateri dalam tahapan pemilihan Putra Putri Bitung 2022.

Tahapan pemilihan Putra Putri Bitung tahun 2022, sudah memasuki hari ketiga dan akan terus berlangsung hingga malam grand final tanggal 1 Oktober 2022.

Baginya, orang yang punya etika pasti akan diterima di lingkungan pergualan.

Karakter sendiri ada yang unik, seperti temparemen, mengelola emosi, berkepribadian, bisa sabar menghadapi tekanan, cepat emosi, depresi serta stablilitas masing-masing kepribadian.

Baca juga: Cegah Penularan Penyakit, Kadis Kesehatan Tomohon Ingatkan Warga Pentingnya Kebersihan Lingkungan

Baca juga: Lirik Lagu Berantakan - Febinda Tito: Kata Perpisahan Biarlah Terasa Menyakitkan

Quotes cukup terkenal, "Greatness is not found In possesions, power, Position, or prestige. It Is discovered in Goodness, humility. Service, and character" dari William Arthur Ward juga dilontarkan oleh Kartika.

Quotes dari William Arthur Ward itu diminta dipahami oleh para peserta pemilihan Putra Putri Bitung tahun 2022.

Finalis Pemilihan Putra Putra Bitung 2022, begitu antusiasi merespons materi yang disampaikan saat sesi tanya jawab.

Ada foto foto christian wayongkere tribun manado Ketua Ikatan Nyong
Ketua Ikatan Nyong dan Noni Sulawesi Utara, dr Kartika Devi Kandouw Tanos, membawakan materi di Pemilihan Putra Putri Bitung 2022, Kamis (29/9/2022).

Ada yang bertanya terkait hal yang diperlukan generasi muda untuk edukasi tentang etika dan kepribadian di tengah era digitalisasi.

Menurut Kartika, saat ini dengan adanya media sosial, sebagai generasi muda pilar bangsa dalam menyampaikan pesan di medsos harus bermanfaat di era digtal harus mawas diri dalam bermedia sosial.

Apakah itu hoaks, berita, atau informasi yang dibagikan meresahkan dan merugikan banyak orang, atau bermanfaat untuk diri sendiri.

Baca juga: Lirik Lagu Liar Angin - Feby Putri: Liar Angin Tak Berarah pun Tak Mampu

Baca juga: Lirik dan Makna Lagu One Only - Pamungkas, Beserta Terjemahan

“Hati-hati dalam bermedia sosial,” pesan Kartika.

Peserta pemilihan Putra dan Putri Bitung 2022, juga melayangkan pertanyaan dan meminta pendapat kepada Kartika, terkait rtika yang baik sejalan dengan moral yang baik, tapi moral yang baik tak sejakan dengan etika yang baik.

Belum tentu yang dilihat baik, moral juga baik.

Ketua Ikatan Nyong dan Noni Sulawesi Utara, dr Kartika Devi Kandouw
Ketua Ikatan Nyong dan Noni Sulawesi Utara, dr Kartika Devi Kandouw Tanos, membawakan materi di Pemilihan Putra Putri Bitung 2022, Kamis (29/9/2022).

Karena bicara moral seseorang lebih merupakan sebagai pandangan secara luas dalam diri seseorang.

Adapula yang bertanya tentang bagaimana dengan ada kepribadian pemalu dan pemarah, dan tidak bagus untuk orang di sekitar apakah layak untuk menjadi putri dalam pemilihan.

“Beda pemilihan fashion show dan duta wisata seperti ini, harus memenuhi kriteria diantaramya 4B Brain, Beauty, Behavior dan Brave. Dan ada penilaian-penilaian dari panitia pelaksana,” ujar Kartika.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved