Minahasa Sulawesi Utara

Dinas Koperasi dan UKM Minahasa Sulawesi Utara Usulkan 42 Ribu Pelaku Usaha Dapat Bantuan 

Dinas Koperasi dan UKM Minahasa mengusulkan 42 ribu BPUM mendapat bantuan. Dalam waktu dekat, bantuan tersebut akan cair.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Mejer Lumantow
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Minahasa, Siby S Sengke. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINAHASA - Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Koperasi dan UKM Minahasa mengusulkan bantuan bagi sekitar 42 ribu pelaku UMKM.

Bantuan UMKM tersebut langsung diusulkan kepada pemerintah pusat untuk tahun 2022.

Hal ini, dibenarkan Kadis Koperasi dan UKM, Siby Sengke, saat ditemui Tribunmanado.co.id di ruang kerjanya, Kamis (29/9/2022).

Menurut Sengke, usulan bantuan kepada para pelaku usaha ini atas permintaan Kementerian Koperasi dan UKM.

"Jadi bantuan subsidi yang telah diusulkan Dinas Koperasi dan UKM Minahasa tahun 2022 sebanyak 42 ribu bagi Badan Pelaku Usaha Mikro (BPUM, -red), dan dalam waktu dekat mereka akan menerima bantuan tersebut," ungkap Sengke.

Ia mengatakan bahwa bantuan dari pemerintah pusat bukan hanya di tahun ini tapi terus-menerus.

Baca juga: Target Angka Stunting Nol, Ketua TP PKK Tomohon Ingatkan Peran Kader KB dan Puskesmas

Baca juga: Kecelakaan Maut di Perempatan, Seorang Gadis Muda Tewas, Korban Dilindas Truk Pengangkut Tanah

"Artinya, pemberian subsidi itu setiap tahun diberikan bagi pelaku UMKM," ujarnya.

Sengke menjelaskan, tahun 2020 sebanyak 43 ribu BPUM telah menerima bantuan, sedangkan 2021, sesuai SK seharusnya 66 ribu, tapi yang dicairkan hanya 51 ribu. 

"Hal ini dikarenakan ada sesuatu dan lain hal seperti tidak sesuai data atau persyaratan, sehingga penyaluran bantuan itu dikurangi," jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Minahasa, Siby S Sengke.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Minahasa, Siby S Sengke. (Tribunmanado.co.id/Mejer Lumantow)

Sengke menambahkan, berdasarkan data pelaku usaha yang masuk ke Dinas Koperasi dan UKM Minahasa, semuanya telah diteruskan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM. 

"Hanya saja, data yang mereka masukkan harus diverifikasi kembali di lapangan," sebutnya.

Selain itu, data pelaku usaha yang masuk ke Dinas Koperasi dan UKM Minahasa sangatlah banyak. 

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jumat 30 September 2022, BMKG: Sejumlah Wilayah Potensi Hujan Lebat

Baca juga: Mengenal e-Berpadu, Aplikasi Pencari Keadilan yang Ditandatangani Kemenkumham Lewat MOU

Namun, tidak serta merta semua BPUM ini diusulkan.

Ada petugas yyang mengkroscek di lapangan guna melihat kesesuaian data.

"Intinya, semua pelaku usaha yang berkasnya lengkap, itu yang kami usul," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved