Minsel Sulawesi Utara

Warga Tumpaan Satu Minsel Sulawesi Utara Resah, Dahan Pohon Bersinggungan Dengan Jaringan Listrik

Warga Tumpaan Satu Minsel Sulawesi Utara Resah, Dahan Pohon Bersinggungan Dengan Jaringan Listrik.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Manuel Mamoto
Warga Tumpaan Satu Minsel Sulawesi Utara Resah, Dahan Pohon Bersinggungan Dengan Jaringan Listrik 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga desa Tumpaan Satu Kecamatan Tumpaan, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara merasa resah.

Pasalnya, beberapa pohon besar yang berada di sekitar Kantor Desa Tumpaan Satu dan Polsek Tumpaan tepatnya di perempatan jalan desa Tumpaan, sudah bersinggungan denga kabel jaringan listrik.

Dari pantauan Tribun Manado, Selasa (27/9/2022) dahan pohon sudah bersinggungan denga kabel jaringan listrik dan dapat membahayakan warga.

Belum lagi kondisi beberapa pohon yang sudah dipenuhi benalu. 

Jemmy Tambuwun salah satu tokoh masyarakat di desa Tumpaan Satu kepada Tribun Manado mengatakan sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada pemerintah desa. 

"Beberapa waktu lalu kami sudah sampaikan soal kondisi pohon yang sudah membahayakan menurut kami, namun dikatakan bahwa untuk memangkas dahan-dahan pohon bukan kewenangan mereka. 

Saya disuru untuk menghubungi pihak PLN. Oleh petugas PLN di Tumpaan menyuruh kamu untuk melaporkan ke PLN Amurang, " kata Jemmy. 

Menurut Jemmy beberapa waktu lalu sudah ada petugas yang memangkas beberapa dahan pohon tapi belum semuanya. 

"Kebetulan pohon didepan dan disamping rumah saya yang paling membahayakan tapi tidak dilakukan pemangkasan. 

Saya berharap agar pihak berwenang segera memperhatikan ini jangan sampai ada korban. Apalagi saat-saat ini mulai musim angin kencang, " kata Jemmy. 

Senada dengan Jemmy, Lisa salah satu warga mengaku kalau beberapa waktu lalu sempat ada dahan yang patah. 

"Waktu itu ada dahan yang patah, bersyukur tidak sampai menimpa pengendara sepeda motor yang lewat, " kata Lisa. 

Dia minta agar pihak yang berwenang melakukan pemangkasan dahan agar segera memotong dahan pohon yang dapat membahayakan. 

"Kami di sini banyak anak kecil yang sering bermain ataupun lewat dibawah pohon. Kami takut jangan sampai mereka kesetrum karena beberapa kabel listrik sudah bersinggungan dengan dahan. 

Selain itu dahan-dahan pohon sudah rapuh karena pohon sudah penuh benalu, "jelas Lisa. 

Manager PLN Amurang Ahmad Fauzi saat dikonfirmasi mengatakan akan mengirimkan petugas lapangan untuk memantau kondisi pohon di lokasi tersebut. 

"Kami akan pantau dulu kalau memang itu membahayakan kami akan segera melakukan eksekusi ditempat. 

Namun perlu diketahui juga kalau pemangkasan atau pemotongan pohon itu kami harus berkoordinasi dulu dengan dinas Lingkungan Hidup dan Tata kota jangan sampai kami yang dipersalahkan, " jelas Ahmad. (Isak) 

Jaya Hartono: Gol Cepat Babak Kedua Kunci Kemenangan Atas Persewar 

Nasdem, PKS, dan Demokrat Sepakat Usung Anies Baswedan Capres 2024, Lalu Siapa Sosok Cawapresnya?

Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Penanganan Dumas di Polres Kotamobagu

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved