Buya Yahya
Ceramah Buya Yahya: Waspada Ada Rezeki yang Tidak Baik
Penjelasan tersebut ada dalam ceramah singkat di kanal Youtube Buya Yahya dengan judul "Hati-hati, Ada Rezeki yang Tidak Baik Untukmu"
Penulis: Dewangga Ardhiananta | Editor: Dewangga Ardhiananta
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini penjelasan Buya Yahya soal ada rezeki yang tidak baik.
Penjelasan tersebut ada dalam ceramah singkat di kanal Youtube Buya Yahya dengan judul "Hati-hati, Ada Rezeki yang Tidak Baik Untukmu - Hikmah Buya Yahya".
Dalam tayangan tersebut Buya mengatakan berdasarkan firman Allah yakni untuk makan dari rezeki yang baik.
Baca juga: Penjelasan Buya Yahya Terkait Penghuni Surga
Baca juga: Perlakuan kepada Karyawan yang Tidak Mau Sholat, Penjelasan Buya Yahya, Tak Cukup dengan Ilmu
Baca juga: Siapa Saja Penghuni Surga? Buya Yahya: Allah Maha Kasih
"Sayidina Nabi bersabda (yang artinya) 'Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang yang beriman seperti yang telah Allah perintahkan kepada para utusan'," kata Buya yang dikutip Tribun Manado, Selasa (27/09/2022).
"Yang diajak bicara Rasul, (Allah berfirman) 'Hai para utusan (para nabi) makanlah dari yang baik-baik dari apa yang Allah rezekikan kepada kalian'." jelas Buya Yahya.
Buya menambahkan rezeki dari Allah itu ada yang baik dan ada rezeki yang tidak baik.
"Ini isyarat maksudnya rezeki dari Allah ada yang baik dan ada yang tidak baik.
Yang jelas yang akan kita makan, yang kita pakai itu adalah rezeki.
Yang kita nikmati itu rezeki cuma bedanya ada rezeki yang baik dan rezeki yang tidak baik," ujar Buya Yahya.
Kata Buya memaparkan, rezeki yang baik adalah halal sementara yang haram adalah rezeki yang tidak baik.
"Yang baik adalah halal, yang tidak baik adalah haram, (contoh) seseorang mengambil barangnya orang lalu dimakan maka rezekinya dia tetapi haram, rezeki yang jelek. Jadi ini ada rezeki yang baik dan rezeki yang tidak baik." jelasnya.
Allah menyuruh, ungkap Buya, untuk mengambil rezeki yang baik-baik.
"Dan yang disuruh oleh Allah untuk kita ambil adalah rezeki yang baik dan berbuatlah kebaikan," kata Buya Yahya.
Selain itu, Buya juga mengungkapkan bahwa makanan yang baik berhubungan erat dengan amal sholeh.
"Para pensyiar hadist menjelaskan hubungan antara makanan yang baik dengan amal sholeh sangat erat," ungkapnya.
"Bahkan kalau orang makanannya itu baik maka dia akan mudah melakukan amal sholeh, begitu juga sebaliknya kalau makanannya itu haram maka akan jadi bermaksiat anggota tubuhnya, amal-amalnya menjadi amal jelek mau tidak mau akan keseret kesana," paparnya.
Buya menjelaskan bahwa kita untuk lebih peduli terhadap apa yang dimakan.
"Maka perlu peduli apa yang kita makan itu sangat penting, ini (tadi) yang diajak bicara oleh Allah adalah pada utusan," katanya.
Sementara, jelas Buya, Allah juga berfirman untuk makan dari hal baik yang telah diberikan lewat rezeki.
"Allah berfirman (yang artinya), 'Hai orang yang beriman makanlah hal yang baik-baik dari yang telah kami rezekikan kepada kalian'," pungkas Buya.
Perlu dipahami, kata Buya, bahwa jika para utusan Allah saja disuruh makan yang baik-baik maka sebagai manusia biasa harus berhati-hati terhadap urusan makanan.
"Maknanya begini kalau mereka para utusan harus begitu (makan yang baik-baik), tentu kita yang sering banyak kotor untuk lebih berhati-hati dalam urusan makanan yang kita makan," pungkasnya.
(TribunManado.co.id/Ang)
Selengkapnya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Potret-foto-dari-Buya-Yahya.jpg)