Manado Sulawesi Utara

Paman yang Tikam Ponakan di Manado Sulawesi Utara Ternyata Residivis, Pernah 2 Kali Masuk Penjara

AR alias Kedu, pelaku pembunuhan ponakan sendiri di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget, ternyata seorang residivis.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
IST
Pelaku pembunuhan di Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - AR alias Kedu, pelaku pembunuhan ponakan sendiri di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget, ternyata seorang residivis.

AR tercatat pernah dua kali menghuni Rutan Malendeng.

Dua kasus yang pernah membawanya ke balik jeruji besi itu adalah kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Saat ini pun dia masih menjalani masa pembebasan bersyarat (PB).

Pada kasus pertamanya, pria berprofesi sopir itu menjalani masa hukuman selama 8 bulan.

Sedangkan pada kasus kedua, AR divonis oleh hakim dengan hukuman 2 tahun penjara.

"Keluar lembaga akhir Juli tahun ini, dapat pembebasan bersyarat," kata AR saat diperiksa penyidik Polresta Manado, Senin 26 September 2022.

Pembebasan bersyarat diperolehnya setelah mendapatkan remisi pada Idul Fitri tahun ini.

Dia pun dianggap telah menjalani 2/3 masa hukuman dari vonis dua tahun penjara.

"Terhitung Juli sudah 2/3 masa hukuman saya jalani," ungkapnya sambil mengaku menyesali perbuatannya.

AR diketahui menikam ponakannya sendiri, Tiro Moniaga saat merayakan pengucapan syukur HUT ke-58 Provinsi Sulawesi Utara, Minggu kemarin.

Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina, pemuda berusia 18 tahun itu kemudian tewas dengan dua luka tikaman yang bersarang di dada. (Nie)

Baca juga: Akhirnya Terungkap Tabiat Gading Marten Sebelum Terkenal, Igun: Awur-Awuran Kehidupannya

Baca juga: Mahasiswa Polimdo Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Bersama Kapolda Sulawesi Utara 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved