Minahasa Sulawesi Utara

Realisasi Baru 56 Persen, Bapenda Minahasa Sulawesi Utara Bentuk Pos Penerimaan Pajak

Memasuki Triwulan III, Realisasi Pajak di Kabupaten Minahasa masih diangka 56 persen.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
mejer lumantow/tribun manado
Memasuki Triwulan III, Realisasi Pajak di Kabupaten Minahasa masih diangka 56 persen, masih jauh dari target capaian pemasukan pajak untuk tahun 2022, sebesar Rp 44,8 Miliar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Memasuki Triwulan III, Realisasi Pajak di Kabupaten Minahasa masih diangka 56 persen.

Hal ini tentu masih jauh dari target capaian pemasukan pajak untuk tahun 2022, sebesar Rp 44,8 Miliar.

Jika dibandingkan, tahun 2021 lalu, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) surplus mencapai 109,22 persen.
Sementara, target PAD tahun 2021 lalu adalah Rp 37,1 milliar dan hingga 31 Desember 2021 terealisasi sekitar Rp 40,5 miliar atau 109,22 persen.

Belum maksimalnya capaian realisasi pajak untuk tahun 2022, menjadi perhatian serius Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Minahasa.

Kepala Bapenda Minahasa Dra Martha Aguw saat dijumpai Tribunmanado.co.id, mengatakan pihaknya akan berupaya memaksimalkan capaian tersebut.

Kata dia, untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini, berbagai langkah strategis telah disiapkan.

"Jadi kita sudah melakukan rapat koordinasi, disitu kita membahas terkait langkah-langkah dengan membentuk pos-pos penerimaan pembayaran pajak disejumlah titik," jelas Aguw kepada Tribunmanado.co.id, Sabtu (24/9/2022).

Dikatakannya, saat ini, realisasi pajak di Kabupaten Minahasa sampai bulan September Tahun 2022 baru mencapai 56 persen dari target sekira 44.8 Miliar.

Dirinya mengakui, jika dilihat capaian penerimaan pajak belum maksimal, sehingga perlu adanya strategi dan langkah-langkah dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah.

"Walaupun tinggal beberapa bulan kedepan, kita akan berupaya untuk memaksimalkan target capaian pajak ini supaya dapat terpenuhi," ujar Aguw.

Disamping itu, kata Aguw, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pembangunan pos-pos di sejumlah titik agar masyarakat pelaku usaha bisa membayar pajak di tempat yang disiapkan.

"Kalau di Langowan akan dipusatkan di Tompaso, ini gunanya untuk memudahkan masyarakat membayar pajak dilokasi tersebut mengingat kalau ke Tondano memakan waktu lama, kedepan akan dibangun pos-pos untuk menerima pembayaran pajak seperti Pineleng, Mandolang dan Citra Land," jelasnya.

Ditambahkannya, ada 11 jenis pajak yang masuk target capaian, salah satunya adalah Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

"Untuk itu, saya meminta kepada masyarakat agar pro aktif membayar kewajiban pajak, karena perlu disadari bahwa pajak tersebut untuk memajukan pembangunan di tanah Minahasa," tutup Kaban Pendapatan Daerah. (Mjr)

Baca juga: Jawaban Larissa Chou Soal Kabar Akan Nikah Dengan Rio Haryanto, Penggemar Mendadak Emosi

Baca juga: Kasus Pencurian Pecah Kaca Mobil di Manado Sulawesi Utara, Korban Rugi hingga Rp 30 Miliar

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved