Bulog

Bulog Kanwil Sulut-Gorontalo Banjiri Stok Beras di Pasar, Penyaluran Operasi Pasar 7.048,13 Ton

Penyaluran Operasi Pasar Tembus 7.048,13 Ton.Bulog Kanwil Sulut dan Gorontalo Banjiri Stok Beras di Pasar.

Istimewa
Penyaluran Operasi Pasar Tembus 7.048,13 Ton. Bulog Kanwil Sulut dan Gorontalo Banjiri Stok Beras di Pasar, 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perum Bulog Kanwil Sulut dan Gorontalo telah melaksanakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).

Program yang dikenal dengan nama Operasi Pasar di seluruh wilayah Indonesia ini telah dilaksanakan di sepanjang tahun 2022.

Hal itu, guna menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras.

Terhitung sejak awal tahun hingga minggu ke 3 September ini Bulog Kanwil Sulut dan Gorontalo sudah menggelontorkan sebanyak 7.000 ton beras Operasi Pasar, demi menjaga harga beras di pasaran agar tidak terjadi lonjakan.

Perum Bulog Kanwil Sulut Gorontalo Laksanakan Program KPSH, Penyaluran Operasi Pasar Tembus 7.048,13 Ton
Perum Bulog Kanwil Sulut Gorontalo Laksanakan Program KPSH, Penyaluran Operasi Pasar Tembus 7.048,13 Ton (Istimewa)

Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sulut dan Gorontalo Ali Ahmad Najih mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan ke seluruh jajaran untuk memastikan program KPSH yang sudah berjalan lancar sepanjang tahun ini makin dimasifkan agar tidak ada gejolak harga di tingkat konsumen.

“Masyarakat jangan khawatir, BULOG siap menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga.

Lanjut Ali Ahmad Najih, pihaknya telag melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini.

"Berdasarkan pencatatan, harga beras hanya mengalami sedikit kenaikan. Itu dikarenakan faktor kenaikan harga BBM dan memasuki musim gadu," kata Ali Ahmad Najih dalam keterangannya di Manado, Sabtu (24/09/2022).

Kegiatan Operasi Pasar atau Program KPSH yang dilakukan sepanjang tahun oleh BULOG ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Tiga Pilar Ketahan Pangan yang ditugaskan kepada BULOG yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas.

“Yang menjadi fokus kami saat ini adalah stabilitas harga beras di masyarakat, untuk itu kami akan upayakan semaksimal mungkin pelaksanaan program stabilisasi tersebut tanpa ada unsur kepentingan apapun kecuali kepentingan rakyat, terlebih ditengah situasi seperti sekarang," ujar Ali Ahmad.

Perum Bulog Kanwil Sulut Gorontalo Laksanakan Program KPSH, Penyaluran Operasi Pasar Tembus 7.048,13 Ton
Perum Bulog Kanwil Sulut Gorontalo Laksanakan Program KPSH, Penyaluran Operasi Pasar Tembus 7.048,13 Ton (Istimewa)

Ali Ahmad kemudian menjelaskan BULOG akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan ini.

Selain memiliki jaringan infrastruktur kantor dan gudang yang tersebar sampai di kepulauan terluar Sangihe dan Talaud, Bulog juga sudah memiliki gudang retail modern sebagai pusat distribusi serta penjualan secara retail.

"Kami pastikan juga bahwa seluruh jaringan yang bekerjasama dengan Perum BULOG sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara offline maupun online, juga outlet-outlet binaan Perum BULOG seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh wilayah Sulut dan Gorontalo, serta jaringan retail modern yang ada," kata Ali ahmad.

BULOG terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna menjaga harga beras di tingkat konsumen tetap stabil atau tidak mengalami lonjakan. (*)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved