Liga Italia

Cerita Erick Thohir saat Ditawari Jadi Bos Club Sepak Bola Inter Milan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bercerita awal mula dirinya menjabat sebagai Presiden Inter Milan.

Editor: Glendi Manengal
istimewa
Cerita Erick Thohir saat Jabar Club Sepak Bola asala Itali, Inter Milan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelumnya diketahui Menteri BUMN Erick Thohir sempat jadi bos club sepak bola Inter Milan.

Terkait hal tersebut Erick Thohir pun menjadi sorotan publik.

Begini cerita Erick Thohir saat jadi club besar Italia.

Baca juga: Dianggap Biang Kerok Kekalahan, Kini Harry Maguire Dibela, Man United Disebut Terlalu Banyak Meminta

Baca juga: Ini Nama 40 Hakim Agung MA, yang Beberapa Diantaranya Terkena OTT KPK

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bercerita awal mula dirinya menjabat sebagai Presiden Inter Milan.

Dalam obrolan bersama Helmi Yahya, Erick bercerita hal tersebut berawal dari kecintaannya akan sepak bola, dan juga sebagai salah satu fans Inter Milan.

Erick mengatakan, awal mula dirinya menjadi fans I Nerazzurri atau Si Biru Hitam yakni saat club sepak bola asal Italia tersebut membangun Trio Jerman. Era Trio Jerman merupakan masa kejayaan tim Inter Milan yang didukung oleh tiga pemain kunci, yakni Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Jurgen Klinsmann. Saat itu, Presiden Inter Milan masih dijabat oleh Massimo Moratti.

“Saya fans Inter Milan, ketika mereka membangun yang namanya Trio Jerman. Lalu, Inter Milan membawa Ronaldo Luiz Nazario de Lima,” ujar Erick seperti dikutip dari Instagram @erickthohir, Kamis (22/9/2022).

Erick menilai, olah raga merupakan sebuah konten yang mahal. Di sisi lain, ia juga mengambil kesempatan untuk mencetak sejarah pada tim olah raga dengan sejarah dan nama besar. Seperti Philadelphia 76ers, tim bola basket Amerika yang tergabung dalam National Basketball Association.

Ada juga D.C. United, klub sepak bola profesional asal Amerika Serikat yang berkompetisi di Major League Soccer dan berbasis di Washington, DC.

“Kenapa beli 76ers? Kenapa beli D.C. United? Karena konten olah raga itu konten termahal, dan itu tidak bisa ditonton tidak live. Kan waktu saya mengambil alih D.C. United itu, klub yang punya history besar,” lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved