Manado Sulawesi Utara

Cegah Pengusaha Gelapkan Pajak, Pemerintah Kota Manado Sulawesi Utara Pasang Alat Perekam

PAD Manado dari sektor hiburan mencapai 30 persen. Untuk memaksimalkan, Pemkot Manado akan memantau melalui kamera pengawas.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Diskusi Tabea Manado dengan judul "Pajak untuk Pembangunan Kota Manado", di Karaoke Masterpiece, Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (23/9/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor hiburan di Manado, Sulawesi Utara, cukup tinggi. 

Januari-Agustus 2022 PAD Manado dari sektor hiburan mencapai Rp 67 miliar.

Jumlah itu mencakup 30 persen PAD Manado

Pemkot Manado coba memaksimalkan sektor ini dengan merevisi Perda Nomor 2 tahun 2015 tentang Kepariwisataan. 

Jam operasional tempat hiburan pasca direvisi, menjadi 24 jam. 

Namun penerapan jam operasional tanpa batas ini perlu dibarengi dengan pengawasan. 

Pasalnya, DPRD Manado saat uji petik beberapa waktu lalu menemukan banyak tempat hiburan tak bayar pajak, bahkan ada tempat hiburan tidak berizin. 

Wali Kota Manado, Andrei Angouw, beberapa waktu lalu mengatakan, untuk mencegah trik pengusaha, maka akan dipasang kamera pengawasan.

"Ini untuk mengefektifkan PAD," katanya. Andrei Angouw pun beberapa kali meminta pengusaha untuk taat bayar pajak
Sebut dia, dari setiap transaksi, ada 10 persen yang jadi kewajiban untuk pajak

Banyak Pengusaha di Manado Sulawesi Utara Gelapkan Pajak

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved