Sosok

Sosok Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin, Kekasih Hillary Brigita Lasut, Perwira TNI Lulusan Akmil

Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin berhasil menjadi pilihan hati Hillary Brigita Lasut, anggota DPR RI asal Sulut.

Editor: Ventrico Nonutu
IST
Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin segera melamar Hillary Brigita Lasut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin ST Han kini jadi sorotan warga Sulawesi Utara (Sulut).

Pasalnya Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin berhasil menjadi pilihan hati Hillary Brigita Lasut, anggota DPR RI asal Sulut.

Hubungan Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin dan Hillary Brigita Lasut dikabarkan akan masuk dalam jenjang yang lebih serius.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Kamis 22 September 2022, Taurus Kerja Keras, Gemini Dapat Keberuntungan

Baca juga: Wendy Walters Mendadak Ubah Caption Foto Pernikahan Dengan Reza Arap, Netizen Singgung Isu Selingkuh

Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin dan keluarganya pun siap melamar sang pujaan hati, Hillary Brigita Lasut.

Acara Maso Minta (lamaran) dan Antar Harta kepada Keluarga Elly Lasut-Tjanggulung direncanakan Jumat 23 September nanti.

Lettu Inf Yohanes P Rahawarin segera melamar Hillary Brigita Lasut.
Lettu Inf Yohanes P Rahawarin segera melamar Hillary Brigita Lasut. (IST)

Yohanes yang baru berusia 29 tahun merupakan Perwira TNI Lulusan Akademi Militer tahun 2014.

Ia mengambil spesialisasi Intelijen Pertahanan dan saat ini bertugas di Group 3 Kopassus Sandi Yudha.

Yohanes lahir dari keluarga militer.

Ia merupakan putra sulung dari Purnawirawan Pangkogabwilhan III, dan Pangdam Pattimura Maluku, Letjen (Purn) Jeffry Apoly Rahawarin.

Saat ini Jeffry dipercaya sebagai Deputi III Badan Pengelola Perbatasan di Kemendagri.

Jeffry juga tengah digadang-gadang maju di bursa calon Gubernur Maluku.

Ia baru saja dideklarasikan oleh beberapa partai sebagai salah satu kandidat yang masuk nominasi usungan.

Walaupun masih sangat muda, Lettu Yohanes sudah beberapa kali menjuarai kejuaraan beladiri, serta menyelesaikan misi dan penugasan di area konflik, perbatasan, dan misi combat intellegence.

Ia dididik untuk sejak dini siap secara mental dan fisik untuk mengabdikan diri bagi negara.

Sudah mempersiapkan diri untuk menjadi Perwira sejak muda, Yohanes pun menekuni berbagai ilmu bela diri berlimpah prestasi sebagai atlit.

Pada usia 24 tahun ia berhasil menjadi Dan 2 Ban Hitam Yongmoodo dan menjadi juara 1 Lomba Bela Diri Militer Yongmoodo se-TNI Angkatan Darat di 2016.

Yohanes Juga merupakan Atlit Karate dan sempat mendapat Juara 3 Kejuaraan Karate Nasional dan merupakan peraih balik 2 bela diri Merpati Putih yang jumlahnya masih sangat sedikit di Indonesia.

Dalam beberapa kesempatan ia sering diminta menjadi relawan melatih bela diri para anggota Kopassus yang sedang pendidikan atau pelatihan pra-penugasan.

Yohanes telah menyelesaikan Penugasan Tempur di Satgas Tinombala Poso di usia 25 tahun dan Tugas Satgas Mandala 1 di Papua di usia 27 tahun.

Bahkan setelahnya banyak mendapatkan Medali Penghargaan atas prestasi dan pengabdiannya Seperti Satya Lencana Ksatria Yudha, Medali Wiradharma Nusa, Medali Bhakti Nusa, dan Medali Operasi Kepolisian.

Dikenal Cerdas dan Berdedikasi, selain berprestasi dan dikenal karena masuk 10 besar dari 300 perwira muda lain saat pendidikan Diklapa 1 TNI.

Pendidikan Intelejen Militer yang dilewati Yohanes tidak tanggung-tanggung. Ia berkali-kali mengelilingi berbagai negara untuk menyelesaikan pendidikan bersama Pasukan Elit Internasional dan pendidikan military intelligence di Australia, Singapura, Thailand dan Filipina.

Yohanes juga Beberapa Kali mewakili Kopassus untuk mengikuti International Training hasil kerjasama militer bilateral.

Beberapa di antaranya,

- Latma TIGER Kopassus TNI AD dan Royal Thai Army Special Forces (Pasukan Khusus Angkatan Darat Thailand)

- Latma Dawn Komodo Kopassus and Special Air Service Regiment, Australian Special Forces di Australia dan Indonesia

- Latma CHANDRAPURA antara Kopassus TNI AD – Singaporean Armed Forces COMMANDO di Singapura

- Latma Dolphine Antara TNI AD dengan AD Filipina di Filipina

Belum lagi Special Training Bergengsi dan Pelatihan khusus Internasional yang ia lewati Seperti
Pelatihan :

- Combat Intelligence Kodiklat

- Spesialisasi Sniper /Bakduk

- Sussarpa Intel BAIS TNI

- Multinational Intelligence Preparation and Monitoring of Battle Space (Asia & Australia)

- Military Free Fall Training (Pusdiklat Passus)

- Born To Defence Cyber International Intellegence Training (BSSN) (ASIA).

Profil Hillary Brigita Lasut

Hillary Brigitta Lasut lahir di Manado, 22 Mei 1996 dari pasangan Elly Engelbert Lasut dan Telly Tjanggulung.

Sang ayah, Elly Engelbert Lasut merupakan Bupati Kepulauan Talaud terpilih periode 2019-2024, serta pernah menjabat selama dua periode yaitu 2004-2009 dan 2009-2012.

Sang ibu, Telly Tjanggulung, merupakan Bupati Minahasa Tenggara masa jabatan 2008-2013.

Lulus dari SD Katolik 01 St. Theresia Manado pada 2009, Hillary Brigitta Lasut melanjutkan pendidikannya ke SMP Kristen Eben Haezar 1 Manado.

Saat masih berusia 14 tahun, ia pernah menjadi peserta Bunaken Teen Idol (2009), Leadership Booth Camp Excelent Leader (2009), dan Miss Manado International School (2009).

Ketika bersekolah di SMA Negeri 1 Manado, Hillary Brigitta Lasut aktif menjadi Ketua OSIS pada tahun ajaran 2013/2014.

Selama masa kepemimpinannya, Hillary Brigitta Lasut aktif menggelar diskusi dan mengkampanyekan anti narkoba.

Selain itu ia juga terlibat dalam Paskibraka Kota Manado pada tahun 2013.

Di bangku SMA juga ia pernah tampil sebagai juara lomba pidato dalam bahasa Inggris.

Lulus dengan 4 besar NEM tertinggi se-Sulut, Hillary Brigitta Lasut memperoleh beasiswa dari Lippo Group untuk mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH).

Selama menjadi mahasiswa, Hillary Brigitta Lasut pernah menjadi pemenang ketiga the Extemporaeous Speech Contest (2011) dan peraih juara II Debat Internal FH UPH (2014).

Pada tahun 2018, Hillary Brigitta Lasut berhasil menyelesaikan pendidikan S1-nya dengan IP yang memuaskan. Sebenarnya, ketika lulus kuliah Hillary Brigitta Lasut ditawari menjadi dosen UPH.

Hillary Brigitta Lasut memilih untuk melanjutkan jenjang pendidikannya ke S2 di Washington Law University.

Program pendidikan S2-nya akan selesai pada Desember 2019.

Alasan Hillary Brigitta Lasut memilih menyelesaikan Master Hukum di Washington University adalah untuk ikut serta memperjuangkan kebijakan penegakan hukum & perlindungan HAM yang adil bagi rakyat Indonesia, terutama di Sulawesi Utara.

Selain tawaran menjadi dosen, Hillary Brigitta Lasut merupakan salah satu dari dua anak Indonesia yang ditawari Bank Dunia untuk berkantor di Barcelona, Spanyol.

Hillary Brigitta Lasut memilih bekerja sebagai wakil direktur di mall Lippo Group di Jakarta.

Ia dianggap sebagai sosok muda yang visioner dan memiliki jiwa leadership oleh rekan-rekan kerjanya di sana.

Memanfaatkan jaringan internet dan sosial media, Hillary Brigitta Lasut mampu meningkatkan penjualan hampir 100 persen. Sambil kuliah, ia masih tetap menjalankan tugasnya sebagai wakil direktur.

Hillary Brigitta Lasut menggunakan penghasilannya untuk keperluan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI seperti mencetak baliho dan kalender.

Hillary Brigitta Lasut termasuk salah satu dari beberapa anak muda yang memberanikan diri terjun ke panggung politik.

Ia kemudian menjadi caleg termuda yang bertarung memperebutkan enam kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Utara (Sulut).

Menurutnya, dari segi latar belakang, dirinya termasuk kaum minoritas.

Hillary Brigitta Lasut baru berusia 23 tahun, paling muda, seorang perempuan dan dari kaum minoritas Nasrani, suku Minahasa, masih ada darah keturunan Tionghoa, dan dibesarkan di daerah terpencil perbatasan ujung Indonesia di Kabupaten Talaud.

Sehingga hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuknya, namun Hillary Brigitta Lasut mengungkapkan keberaniannya dalam berpolitik.

Kader partai Nasdem ini terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 dengan perolehan suara sebanyak 70.345.

Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.

Sosok yang menjadi inspirasinya adalah Alexandria Ocazio Cortez, seorang politisi wanita muda Latin yang mengalahkan petahana yang telah menjabat selama 14 tahun dalam pemilu primer New York.

Telah tayang di TribunManado.co.id dan di Tribun Manado

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved