Kasus Curanmor

Polda Sulawesi Utara Koordinasi dengan Polda Jambi, Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor

Polda Sulawesi Utara Kordinasi dengan Polda Jambi untuk Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rhendi Umar.
Polda Sulawesi Utara Koordinasi dengan Polda Jambi, Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Polda Sulawesi Utara masih melakukan pengembangan status pelaku apakah seorang residivis kasus curanmor.

Kasubdit Jatanras AKBP Benny Ansiga mengatakan jika pihaknnya masih melakukan kordinasi dengan Polda Jambi.

"Salah satu tersangka berasal dari Jambi, jadi kami masih melakukan koordinasi, apakah dia residivis dari sananya atau bukan, kami mohon waktu," jelasnya Rabu (21/9/2022).

Lanjutnya, satu tersangka lainnya yang berprofesi sebagai PNS, tergiur dengan ajakan untuk menjual barang hasil curian.

"Dia juga sudah jarang masuk kerja sebagai PNS, hingga akhirnya dia tergiur dengan hal-hal diluar," jelasnya.

Ansiga menambahkan, motor tersebut dijual secara online dan dibeli warga tondano, bitung dan Mitra.

"Itu dijual secara utuh dan barang buktinya sekarang sudah kami amankan," jelasnya.

Diketahui Kedua tersangka masing-masing pria berinisial MM (22), pekerjaan buruh harian lepas, warga Kecamatan Malalayang, Kota Manado, dan AR (36), pekerjaan PNS, warga Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan,"

Pengungkapan berdasarkan laporan korban di SPKT Polda Sulut beberapa saat usai kejadian, pada Kamis (8/9/2022). Tersangka diketahui beraksi di Desa Sea Mitra, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, sekitar pukul 04:00 WITA.

“Modusnya, tersangka masuk ke rumah korban melalui jendela yang terbuka lalu mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi DB 4220 RC.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved