Manado Sulawesi Utara

Ayah Kandung Bongkar Kejanggalan di Kasus Kematian Bocah CT, Banyak Uang Bantuan yang Hilang 

Kematian bocah berinisial CT beberapa bulan lalu masih menyisakan banyak kejanggalan. Terbaru, ayah kandung CT turut berkomentar.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Ayah kandung bocah CT yang tewas dan viral di media sosial.  

"Pasien dilanjutkan perawatan di Bagian Anak, dan ada temuan-temuan diduga mengarah pada penyakit leukemia," kata dia. 

"Dan itu yang kami pikirkan sebagai penyebab perdarahan di vagina atau haid tidak bisa berhenti, perdarahan berlangsung terus tidak berhenti akibat ada kelainan darah," jelasnya.

Tim dokter sendiri belum bisa memastikan apakah robekan selaput dara pada korban diakibatkan aktivitas seksual. 

Tim dokter membeberkan selaput dara juga bisa robek karena olahraga hingga kecelakaan.Kemudian, tim dokter juga memantau lebam-lebam yang dialami pasien berpindah-pindah. 

Jadi, dokter menyimpulkan korban mengalami leukemia.

Adapun kondisi korban sebelum meninggal mengalami demam, pucat, dan pandangan mata kabur. 

Secara menyeluruh, terjadi perdarahan di bola mata korban.

Korban sudah diberi transfusi darah. 

Menteri Bintang Puspayoga datang khusus ke Sulut, Selasa (25/1/2022). Tiba dari Jakarta pagi hari, Menteri Bintang Puspayoga langsung bertolak ke Desa Senduk untuk ziarah ke makam korban.
Menteri Bintang Puspayoga datang khusus ke Sulut, Selasa (25/1/2022). Tiba dari Jakarta pagi hari, Menteri Bintang Puspayoga langsung bertolak ke Desa Senduk untuk ziarah ke makam korban. (ryo noor/tribun manado)

Namun, kondisi korban yang semakin memburuk membuat nyawanya tidak terselamatkan.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved