Brigadir J Tewas

Ungkit Kasus Ferdy Sambo Lambat, Susno Duadji: Kalau Saya Kapolri, Selesai Satu Bulan Lagi

Mantan Kabareskrim Komjen (Purn) Susno Duaji tak segan mengkritik langkah Polri yang dinilai lamban dalam menangani kasus tewasnya Ferdy Sambo

Editor: Glendi Manengal
Kolase Tribun Manado/Istimewa/HO
Susno Duadji ungkit kasus Ferdy Sambo lama 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait kasus Ferdy Sambo yang seperti yang diketahui berlaru-larut.

Bahkan sampai mantan kabareskrim pun mengungkit soal lamanya kasus Ferdy Sambo.

Hingga sebut jika dirinya jadi Kapolri kasusnya bakal selesai satu bulan.

Baca juga: Amanda Manopo Dikabarkan Sakit, Teman Main Arya Saloka Tumbang dan Harus Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Rabu Wekasan 2022, Rabu Terakhir di Bulan Safar, Ini Menurut Islam Hukum dan Penjelasannya

Baca juga: Inilah Pernyataan Sikap Pemuda Lintas Agama tentang Kebebasan Memeluk Agama dan Beribadah

Mantan Kabareskrim Komjen (Purn) Susno Duaji tak segan mengkritik langkah Polri yang dinilai lamban dalam menangani kasus tewasnya Brigadir J oleh Ferdy Sambo Cs. 

Bahkan andai dirinya jadi Kapolri, menurut Susno Duadji, kasus ini akan selesai tak kurang dari satu bulan lagi.

Pernyataan vokal dari Susno Duadji itu rupanya memunculkan teror terhadap jenderal bintang tiga tersebut.

Susno Duaji pun mengaku tidak takut dengan ancaman tersebut.

"Saya kalau untuk menyatakan kebenaran mana pernah ada takut," kata Susno Duadji dilansir dari Youtube Uya Kuya TV, Senin (19/9/2022).

Tak hanya itu, Susno Duadji pun kembali meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menyelesaikan kasus Ferdy Sambo.

Sebab jika ia jadi Kapolri, maka kasus ini akan selesai tak kurang dari satu bulan lagi.

"Dari awal sudah saya katakan, kasus ini very very simple. Kenapa saya katakan sangat sangat simpel, Polri orang dimutilasi, orang dibuang di hutan saja kan bisa ngungkapnya. Dimutilasi itu kan identitas korban nggak jelas, kemudian siapa yang melakukan tidak tahu, kapan melakukan tidak tahu, dengan apa melakukan tidak tahu. Berarti kan perlu ilmu yang hebat," jelas dia.

Kemudian pada kasus Ferdy Sambo ini, menurutnya kasusnya sudah jelas, yakni yang mengaku menembak ada, mayat yang mati ada, identitasnya jelas, senjata yang digunakan menembak juga ada.

"Segala macam ada, lah apa susahnya? Tingkat polsek saja bisa menyidik ini dan cepat, tapi kenapa jadi sulit," tandasnya.

Ia juga mengungkap, kasus ini jadi berlarut karena adanya pihak-pihak yang melingkupi dan yang merekayasa kasus tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved