RHK Selasa 20 September 2022

BACAAN ALKITAB - 2 Korintus 8:3-5 Memberi Melampaui Kemampuan

Masih ingat kisah tentang persembahan seorang janda miskin di Bait Allah yang disaksikan langsung oleh Tuhan Yesus?

Editor: Aswin_Lumintang
granthamchurch.org
Bacaan Alkitab 

  2 Korintus 8:3-5
TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat kisah tentang persembahan seorang janda miskin di Bait Allah yang disaksikan langsung oleh Tuhan Yesus? Apa kata Yesus? _"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu." (Luk 21:3)

Kondisi ini berbanding lurus atau selaras dengan sikap dan prilaku hidup jemaat di Makedonia. Bahkan jemaat-jemaat di Makedonia lebih lagi. Mereka memberi kepada jemaat di Yerusalem yang lagi kesusahan, lebih dari yang mereka miliki.

Bacaan Alkitab
Bacaan Alkitab (pixabay.com)

Kepada janda miskin itu, Yesus mengatakan bahwa ia memberi lebih banyak dari semua orang yang memberi persembahan waktu itu karena dia memberi dari seluruh hidupnya. Dia memberi semua yang dia dapatkan, kepada Allah.

Hal ini berbeda dengan pemberian jemaat yang lain yang memberi dari kelebihan atau sisa belanjaan kebutuhan hidup bahkan mungkin juga sisa dari dana saving (tabungan). Sedangkan si janda miskin, menyerahkan kepada Tuhan segala yang dia miliki dari segala hasil usahanya.

Dalam perspektif atau versi jemaat Makedonia, persembahan yang diberikan itu diaebut sebagai pelayanan kasih. Artinya mereka memberikan kepada jemaat di Yerusalem sebagai penyataan tanda kasih dengan mereka. Mereka berbagi kasih dengan umat Tuhan yang ada di Yerusalem yang sedang dirundung kelaparan akibat bencana kemarau atau kekeringan berkepanjangan.

Rasul Paulus menyaksikan bahwa orang Makedonia, memberikan atau melakukan pelayanan kasih atau berbagi kasih dengan jemaat Yerusalem, melebihi kemampuan mereka. Karena ketulusan hati mereka yang bersumber dari kaaih karunia Kristus, mereka memberikan melampaui batas kemampuan mereka.

Itulah yang membanggakan Paulua. Apalagi saat itu, Paulus tengah berada bersama-sama dengan jemaat Makedonia. Sebab suratnya kepada jemaat Korintus yang kedua ini ditulisnya di Makedonia.

Demikian firman Tuhan hari ini.
 "Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka.
  Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.
  Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami." (ay 3-5)

Kondisi atau kerelaan hati jemaat Makedonia itu, berbanding terbalik atau kontradiktif dengan jemaat Korintus. Mereka kaya. Kotanya maju dan sejahtera dari segi materi. Mereka jauh lebih baik keadaan ekonominya dibandingkan dengan Makedonia. Namun, ironinya mereka tidal tergerak membantu saudara-saudara seiman mereka di Yerusalem.

Hal inilah yang dikritik tapi juga dinasihati Paulus kepada jemaat Korintus. Apalagi setahun sebelumnya mereka telah berjanji untuk membantu meringankan beban gumul jemaat yang ada di sana. Karena itu Paulus mengingatkan mereka untuk segera bertindak, mengikuti teladan jemaat Makedonia yang dengan hati yang tulus berbagi kasih dalam pelayanan kasih kepada jemaat Yerusalem. Bahkan mereka memberi melebihi kemampuan mereka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved