Brigadir J Tewas

Meski Dipecat Perlawanan Ferdy Sambo Tak Terhenti, IPW Singgung 2 Perlawanannya yang Berhasil

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso meyakini Ferdy Sambo perlawanan, Ferdy Sambo disebut belum akan habis.

Editor: Glendi Manengal
Kolase Tribun Manado
Ferdy Sambo disebut masih punya power karena di back up 'kakak asuh' di kepolisian 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait kasus Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir J.

Diketahui Ferdy Sambo tetap dipecat bahkan permohonan bandingnya ditolak.

Namun meski sudah dipecat perlawanan Ferdy Sambo tak terhenti.

Baca juga: Ini Pelayanan Kesehatan di RS Manembo-Nembo Bitung di Bawah Pimpinan dr Chally Tirayoh

Baca juga: Rumah Kopi Koffies, Sensasi Ngopi di Kawasan Perkantoran Pemkot Manado Sulawesi Utara

Baca juga: Partai NasDem Sulawesi Utara Optimistis Pertahankan Prestasi 2019

Dipecat dari anggota Polri, Irjen Ferdy Sambo diyakini akan terus melakukan perlawanan.

Perlawanan akan dilakukan dalam bentuk lain di luar proses hukum.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso meyakini Ferdy Sambo perlawanan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo disebut belum akan habis.

"Sebagai ‘polisinya polisi’ akan melakukan perlawanan dalam bentuk lain di luar proses hukum," kata Sugeng Teguh dilansir dari Kompas TV.

Sugeng menyebut salah satu upaya perlawanan yang dilakukan yaitu bukan tidak mungkin Ferdy Sambo akan mengungkap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah anggota Polri.

“Pak FS ini polisinya polisi, dia memegang banyak informasi terkait dugaan pelanggaran polisi yang sampai saat ini kita tidak tahu," kata Sugeng dalam acara Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV, Senin (19/9/2022).

Ferdy Sambo belum buka suara mengenai upaya perlawanan tersebut meskipun lewat pengacara pribadinya.

Sugeng ungkap pihaknya mempunyai dokumen-dokumen yang memiliki sinyalemen akan ada upaya perlawanan di luar proses hukum.

“IPW punya dokumen-dokumen itu, dokumen-dokumen itu yang pernah saya sampaikan dalam satu sinyalemen, bahwa akan ada upaya perlawanan di luar proses hukum yang terjadi melalui pendeskreditan," ujar Sugeng.

Sugeng mengingatkan bahwa Ferdy Sambo masih memiliki teman di instansi Polri yang bisa membantunya untuk melakukan perlawanan.

“Upaya-upayanya di luar, komunikasi segala macam, kan beliau masih punya teman-teman segala macam,” kata Sugeng.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved