Tips

Siapa Sangka, Terlalu Bucin Ternyata Toksik, Ini Alasannya Menurut Psikolog

Bucin adalah keadaan di mana kamu lebih mengutamakan pasangan, bahkan menomorduakan kebutuhan sendiri demi kebahagiaannya.

Editor: Erlina Langi
Instagram @mahaliniraharja
Illustrasi foto - Rizky Febian dan Mahalini. (Siapa Sangka, Terlalu Bucin Ternyata Toksik, Ini Alasannya Menurut Psikolog) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Siapa sangka, terlalu bucin ternyata toksik, Ini alasannya menurut psikolog

Menjadi pasangan bucin kerap kali membuat orang menjadi iri

Namun ternyata tak selamanya menjadi pasangan bucin itu baik adanya lho.

Karena ternyata dengan menjadi bucin kita lebih sering mengutamakan kebahagiaan orang lain ketimbang kebahagiaan diri sendiri.

Prioritas kita sepenuhnya menjadi milik pasangan kita.

Tak ada salahnya untuk memprioritaskan pasangan, tapi ternyata itu bisa menjadikan diri kita toksik karena mengabaikan self love.

Seperti diketahui, bucin atau budak cinta ini adalah keadaan di mana kamu lebih mengutamakan pasangan, bahkan menomorduakan kebutuhan sendiri demi kebahagiaannya.

Sisca Kohl dan Jess No Limit.
Illustrasi foto - Sisca Kohl dan Jess No Limit. (Instagram @siscakohl)

Baca juga: Kepikiran Crush Terus, Tapi Apa Dia Mikirin Kamu Juga ? Ini Tanda-tanda Kalau Dia Juga Mikirin Kamu

Padahal, hubungan yang sehat itu mendorongmu untuk mencintai diri sendiri dan orang lain secara seimbang.

Hal ini juga dibenarkan oleh psikolog klinis dewasa, Inez Kristanti, M.Psi., dalam webinar yang diikuti PARAPUAN, 2022: Stop Nge-bucin! di MyndfulAct Event, Sabtu (27/11/2021).

"Kita nggak akan bisa jadi segalanya untuk orang lain, sebaliknya orang lain juga nggak akan jadi segalanya bagi kita," ujar Inez.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved