Minut Sulawesi Utara

Keluarga Sumeisey Klaim Lahan Pembangunan Waduk Kuwil Kawangkoan, Ini Penjelasan BWS Sulawesi I

Seorang warga di Minahasa Utara mengklaim belum menerima ganti rugi lahan miliknya yang digunakan untuk pembangunan Waduk Kuwil Kawangkoan.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
Keluarga Sumeisey Klaim Lahan Pembangunan Waduk Kuwil Kawangkoan, Ini Penjelasan BWS Sulawesi I
Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
PPK Pengadaan Tanah Bendungan Kuwil Kawangkoan BWS Sulawesi I, Daisy Tinangon.

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto saat ini mengunjungi di Sulawesi Utara.

Hari ini, Kamis (15/9/2022) mantan Panglima TNI tersebut berada di Minahasa Selatan untuk menyerahkan sertifikat tanah bagi masyarakat Desa Ongkaw.

Di Minahasa Utara khususnya, ada pembangunan Waduk Kuwil Kawangkoan di Kecamatan Kalawat.

Saat ini, masih ada beberapa warga yang komplain terkait tanah pembangunan Waduk Kuwil Kawangkoan.

Mereka mengaku memiliki lahan di pembangunan tersebut.

Salah satu warga yang mengaku memiliki lahan sekitar empat hektar di lokasi pembangunan waduk adalah, Sendie Sumarauw.

Sendie mengakui tahan tersebut adalah warisan dari orang tuanya, Marie Sumeisey (70), ketika ditemui, Senin (12/9/2022).

Kepemilikan tanah tersebut dibenarkan oleh Hukum Tua Desa Kolongan, Johanis Wangania (50).

Letaknya berada di register Desa Kolongan, atas nama Marie Sumeisey, ibu dari Sendie.

Dengan begitu Sendie berharap kedatangan Hadi Tjahjanto bisa meninjau pembangunan Waduk Kuwil Kawangkoan tersebut.

Baca juga: Kondisi Percintaan Berdasarkan Zodiak. Capricorn Jangan Egois, Cancer akan Kencan Bersama Pasangan

Baca juga: Masih Ingat Jhoni Allen Marbun? Dulu Hendak Kudeta AHY, Kini Dipecat dari Demokrat dan DPR

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved