Nasional

Gubernur Lukas Enembe Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Begini Kondisi Pemprov Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe jadi tersangka kasus gratifikasi Rp 1 miliar. Ditetapkan KPK. Roda pemerintahan Pemprov Papua masih berjalan normal.

Editor: Frandi Piring
Tribun Papua
Gubernur Lukas Enembe Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi. Pemprov Papua masih berjalan normal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Papua, Lukas Enembe kini menjadi tersangka kasus gratifikasi.

Status tersangka Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) atas dugaan gratifikasi senilai Rp 1 miliar.

Akibatnya, Lukas Enembe yang merupakan politikus Partai Demokrat dilarang bepergian ke luar negeri mulai Rabu, 7 September 2022 sampai dengan tanggal 7 Maret 2023.

Terkait penetapan tersangka terhadap Lukas Enembe ini, Plt Asisten III Bidang Umum Provinsi Papua Y Derek Hegemur ungkap aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berjalan normal.

"Sejauh ini tidak ada kendala. Semua, berjalan normal seperti biasa," kata Y Derek Hegemur kepada wartawan, Rabu (14/9/2022) di Jayapura.

"Semua aman dan tidak ada kendala," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Papua Lukas Enembe dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (12/9/2022) di Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja, Kota Jayapura.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lukas Enembe tidak hadir lantaran sakit.

Gubernur Lukas diwakili oleh kuasa hukumnya Stephanus Roy Rening dan tim, serta Juru Bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus.

"Kami telah menyampaikan kepada KPK. Bahwa, gubernur tidak hadir lantaran sakit dan izin berobat," katanya.

Dengan itu, Gubernur Lukas telah mengajukan izin, dan sudah mendapatkan izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

"Bapak gubernur telah mendapatkan izin berobat selama 14 hari," tandasnya.

Baca juga: Sosok Lukas Enembe Gubernur Papua, Tersangka Kasus Gratifikasi Oleh KPK, Mantan PNS

Profil Lukas Enembe

Lukas Enembe merupakan pria kelahiran Tolikara, Ppaua pada 27 Juli 1967.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved