Sulawesi Utara

Bawaslu Sulawesi Utara Gelar Pelatihan Mitigasi Kerawanan Pemilu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Pelatihan Mitigasi Kerawanan Pemilu 2024.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
ryo noor/tribun manado
Pelatihan Mitigasi Kerawanan Pemilu 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Pelatihan Mitigasi Kerawanan Pemilu 2024.

Pelatihan berlangsung dua hari di Kota Manado itu ditujukan kepada perwakilan masyarakat, pemantau pqemilu dan media dalam rangka penguatan partisipatif.

Supriadi Pangelu, Anggota Bawaslu Sulut mengatakan, Bawaslu bukan pemadam kebakaran "Nanti terjadi bencana baru melakukan penanganan," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Kamis (15/9/2022).

Sebab itu dilakukan mitigasi, bagaimana ketika potensi kerawanan muncul sudah diambil langkah dan pemangku kepentingan sudah siap mengambil tindakan.

Supriadi Pangelu menyampaikan, tanggung jawab pengawas Pemilu bukan hanya ada di pundak Bawaslu sendiri

"Tanggungjawab semua karena semua ikut pesta demokrasi, jadi kita bertanggung jawab bersama di bidang masing masing," kata dia.

Lewat pelatihan mitigasi kerawanan Pemilu itu, tujuannya untuk pencegahan dalam aspek pengawasan partisipatif

"Kita memberikan pemahaman ke mitra strategis mengawasi secara partisipatif. Jika di lapangan mendapat kondisi atau aspek mencederai demokrasi maka sudah ada pengetahuan apa langkah dilakukan," ujar dia.

Ia bersyukur Bawaslu tidak sendiri, ada komitmen bersama dan kekompakan untuk menyukseskan Pemilu.

"Wujud komitmen bersama mau mengawasi bersama proses Pemilu 2024 agar berlangsung Jurdil, bermartabat, tidak menghilangkan hak konstitusi orang, dan berjalan sesuai UU," kata dia.

Bagi sudah menerima pelatihan mitigasi ini, agar bisa menjadi agen untuk mengedukasi masyarakat luas

"Kalau dia ASN bisa sampaikan ke teman-teman ASN, begitu pun pers, maupun para pemantau Pemilu, sudah ada rambu-rambunya," ujar dia.

Supriadi Pangelu menyampaikan, kerja pengawas pemilu kerap kali dibenci banyak orang. Sebabnya karena orang tidak mau diawasi

"Tapi Konstitusi sudah mengamanatkan, penting kita memastikan tahapan berjalan sesuai rel. Hasil demokrasi mewujudkan masyarakat sejahtera, menciptakan pemimpin amanah," ujarnya. (ryo)

Baca juga: Instruksi Presiden Terbaru, Penggunaan Kendaraan Listrik di Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah .

Baca juga: Rapimnas Partai Demokrat: AHY Presiden, Herzaky: Kami Akan Sampaikan ke NasDem dan PKS

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved